Home Sosial Budaya Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Atlet KONI Kerjasama dengan IBU

Tingkatkan Pendidikan dan Kesejahteraan Atlet KONI Kerjasama dengan IBU

Penandatanganan MoU (Toski D)

MALANG,- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang melakukan kontrak kerjasama dengan Institut Keguruan Ilmu Pendidikan Budi Utomo (IBU) Malang. Kerjasama ini dituangkan penandatangan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Sabtu (27/2).

Rektor IKIP Budi Utomo (IBU) Malang, Nurcholish Sunuyekto mengatakan kerjasama tersebut untuk meningkatan kualitas pendidikan dan prestasi atlet.

“Saat ini atlet dihadapkan pada pilihan yang sulit, antara prestasi dan pendidikan. Saya berharap pengurus KONI saat ini bisa mendorong keduanya, maka perlu MoU ini,” kata Nurcholish Sunuyekto.

Nurcholish berharap kerjasama ini selain prestasi atlit juga meningkatkan kesejahteraan. “Biasanya atlet itu sejahtera, tapi jika sudah tidak menjadi atlet (pensiun) tidak sejahtera karena terganjal ijazah,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Nurcholish, IKIP Budi Utomo sebagai kampus yang memiliki kejuruan dalam bidang olahraga menawarkan beasiswa bagi atlet Kabupaten Malang yang telah berprestasi di tingkat regional untuk dapat menganyam pendidikan strata satu (S1).

“Jika pendidikan atlet bagus, saya kira ketika jadi atlet sejahtera, setelah tetap sejahtera. Kami siap menampung para atlet Kabupaten Malang, terutama yang berprestasi tingkat regional, jika lebih dari itu ada tambahan lain,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten Malang, H Rosydin mengatakan, dengan MoU ini merupakan bentuk perhatian KONI Kabupaten Malang dan IBU untuk memperhatikan masa depan para atlet, karena dengan pendidikan tinggi dapat meningkatkan perekonomian para atlet, karena status Sarjana Strata Satu (S-1) para atlet dapat mencari pekerjaan yang layak.

“Dengan kerja sama ini untuk meningkatkan pendidikan atlet. Tentu ini gayung bersambut, karena kami ingin meningkatkan SDM para atlet, agar nasib para atlet ke depannya bisa terjamin,” jelasnya.

Sebab, lanjut Rosydin, pendidikan sangatlah penting lantaran prestasi dalam olahraga memiliki keterbatasan usia. Sehingga kalau atlet tidak dibekali dengan akademik yang cukup, dikhawatirkan ke depan tidak memiliki masa depan yang seperti diidam-idamkan.

“Jika atlet memiliki memiliki prestasi gemilang, dan pembekalan pendidikan serta keterampilan yang tinggi,” tukasnya.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU