BONE–Momentum peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-695 menjadi tonggak bersejarah dalam penguatan dunia pendidikan di Kabupaten Bone Kamis, 10 April 2025. Dalam suasana khidmat prosesi Mattompang Arajang yang digelar di Komplek Rumah Jabatan Bupati Bone, Pemerintah Kabupaten Bone secara resmi menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan empat perguruan tinggi terkemuka.
Keempat institusi pendidikan tinggi tersebut adalah Universitas Andi Sudirman, IAIN Bone, Universitas Muhammadiyah Bone, dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Nusantara Makassar. Kerja sama ini meliputi pengembangan pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat, sebagai wujud nyata komitmen Pemkab Bone dalam mendorong kemajuan daerah berbasis pengetahuan dan teknologi.
Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, bersama para rektor perguruan tinggi. Rektor Universitas Andi Sudirman, Dr. H. M. Yasin, MH, turut hadir menandatangani kesepakatan yang menyasar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Sementara itu, IAIN Bone menekankan kerja sama pada pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, Universitas Muhammadiyah Bone fokus pada pengembangan Sumber Daya Manusia, dan STIE Nusantara Makassar mengarahkan kontribusinya pada kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat.
Kegiatan ini disaksikan oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta sejumlah tokoh penting lainnya, termasuk Senator RI anggota DPD asal Bone, H. A. Abdul Waris Halid, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.
Bupati Bone menegaskan, kolaborasi ini adalah pondasi penting dalam pengelolaan pendidikan tinggi di daerah. “Perguruan tinggi ini memiliki kompetensi di bidangnya dan akan berperan aktif dalam memberikan pelatihan, pengembangan SDM, serta peningkatan kualitas pendidikan di Bone,” ujarnya.
Ia berharap, kontribusi nyata dari keempat perguruan tinggi ini akan semakin terasa, tidak hanya dalam mencetak generasi unggul, tetapi juga dalam menciptakan inovasi dan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat Bone. “Kita ingin kerja sama ini berdampak pada peningkatan kesejahteraan dan membangun citra positif perguruan tinggi yang berkontribusi langsung kepada masyarakat,” tambahnya.
Dengan semangat kolaboratif yang terbangun dalam suasana perayaan HJB ke-695, Pemerintah Kabupaten Bone kembali menegaskan komitmennya: membangun Bone bukan hanya dari infrastruktur fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya.
Dalam momen yang penuh semangat itu, Rektor Universitas Andi Sudirman, Dr. H. M. Yasin, MH mengungkapkan bahwa langkah besar kembali ditorehkan Universitas Andi Sudirman dalam memperkuat posisinya sebagai pilar pendidikan tinggi di Kabupaten Bone. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kabupaten Bone, kampus yang tengah berkembang pesat ini kini menapaki jalan baru menuju peningkatan mutu pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia yang lebih terarah.
Dr. H. M. Yasin, MH juga menyampaikan apresiasi mendalam kepada Pemkab Bone. Ia menilai bahwa kerja sama ini menjadi angin segar bagi dunia pendidikan tinggi di Bone, khususnya dalam membuka ruang pengembangan bagi dosen dan mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih atas ruang yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Bone. Ini adalah bentuk komitmen bersama dalam membangun SDM yang unggul. Melalui MoU ini, tentu menjadi peluang bagi mahasiswa dan dosen untuk terus mengembangkan kompetensinya,” ungkap Dr. Yasin penuh optimisme.
Senyum penuh harapan juga hadir dari Ibu Pembina Yayasan Universitas Andi Sudirman, Andi Harni, S. ST., MH. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini tak hanya sebatas seremoni, tetapi adalah fondasi strategis untuk peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bone.
“Kini Universitas Andi Sudirman memiliki ruang yang lebih luas untuk berkontribusi bagi daerah. Mahasiswa dan dosen bisa lebih aktif melakukan penelitian dan pengabdian masyarakat. Kolaborasi dengan pemerintah membuka banyak pintu untuk peningkatan kualitas keilmuan dan keterampilan sesuai bidang masing-masing,” tuturnya.
Seiring MoU ini, Universitas Andi Sudirman terus menunjukkan progresivitasnya dalam pengembangan program studi. Di bawah naungan Fakultas Hukum dan Politik, kampus ini telah menghadirkan Prodi S1 Ilmu Hukum dan S1 Ilmu Politik. Sementara itu, Fakultas Sains dan Kesehatan menaungi program D3 Keperawatan, D3 Kebidanan, S1 Agroteknologi, S1 Biologi, dan S1 Administrasi Kesehatan.
Tak berhenti di sana, kampus ini juga melangkah lebih jauh dengan kehadiran Program Pascasarjana Magister Ilmu Hukum, membuka peluang bagi para akademisi dan profesional untuk melanjutkan studi lanjutan di wilayah sendiri.
Kolaborasi ini menjadi harapan baru—sebuah langkah bersama antara institusi pendidikan dan pemerintah daerah untuk menyiapkan generasi unggul Bone masa depan. Sebuah sinyal kuat bahwa ketika dunia akademik dan pemerintahan berjalan beriringan, transformasi besar bukan lagi sekadar wacana, melainkan kenyataan yang mulai terwujud. (*)






