50 Anggota DPRD Kabupaten Malang Jalani Tes Urine

50 Anggota Dprd Kabupaten Malang Jalani Tes Urine

Kabupaten Malang, ZonaNusantara – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Malang menggelar tes urine mendadak bagi seluruh anggotanya, Senin (2/11/2026).

Langkah ini dilakukan usai adanya penangkapan tiga anggota DPRD Jatim, yang salah satunya legislator dari Fraksi Gerindra Kabupaten Malang, saat pesta narkoba di sebuah hotel di Surabaya pada akhir September lalu.

Dalam pemeriksaan 50 anggota dewan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Wisnuwardhana dan diawasi langsung oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Malang.

Ketua DPRD Kabupaten Malang, Darmadi, mengatakan, tes urine ini dilakukan sebagai bentuk komitmen tegas lembaga legislatif dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayahnya.

“Hari ini DPRD Kabupaten Malang melakukan tes urine untuk seluruh anggota. Kami bekerja sama dengan BNN Kabupaten Malang,” ujar Darmadi saat dikonfirmasi.

Darmadi menjelaskan, hingga pukul 14.30 WIB, sekitar 75 persen anggota dewan telah merampungkan tes urine, dan anggota yang belum hadir karena menyelesaikannya kegiatan dinas di luar kantor, diwajibkan menyusul dan menjalani tes langsung di Kantor BNN Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Satlantas Polres TTU Kenalkan Keselamatan Berlalu Lintas Lewat Police Goes to School

“Untuk hasilnya nanti akan disampaikan secara resmi oleh BNN ke pimpinan DPRD, dan akan kami sampaikan ke masyarakat sebagai bentuk keterbukaan,” jelasnya.

Terkait sanksi jika nantinya ditemukan anggota yang terbukti positif mengonsumsi barang haram tersebut, Darmadi menyerahkan sepenuhnya pada regulasi yang berlaku.

“Jika ada yang positif, kami gunakan peraturan perundang-undangan yang ada. Namun, kami tetap menunggu laporan resmi dari BNN Kabupaten Malang karena mereka yang berwenang,” tegas Darmadi.

Sementara, Kepala BNN Kabupaten Malang, Hendratmo, mengapresiasi inisiatif pimpinan DPRD yang dinilainya sebagai langkah awal yang sangat positif, dan ini merupakan kali pertama pemeriksaan tes urine digelar di lingkungan legislatif Kabupaten Malang.

Baca Juga :  Jadwal Misa Rabu Abu Paroki Katedral Jakarta 26 Februari 2020

“Kami mengapresiasi Ketua DPRD dan seluruh anggota yang mau melakukan deteksi dini. Ini baru pertama kali dilakukan di DPRD Kabupaten Malang, setelah sebelumnya menyasar dinas-dinas seperti Dishub dan Satpol PP. Harapan kami, ini menjadi teladan bagi masyarakat,” ujar Hendratmo.

Mengenai tindak lanjut hasil pemeriksaan, Hendratmo menjelaskan bahwa mekanisme deteksi dini mengedepankan proses pemulihan.

“Jika ada yang terbukti positif, karena ini sifatnya deteksi dini, kami akan tindak lanjuti dengan rehabilitasi medis maupun sosial. Sedangkan untuk sanksi kedisiplinan atau hukumnya, kami kembalikan ke instansi terkait,” pungkasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts