BNI Dorong Literasi Digital Bagi UMKM sebagai Motor PEN.

Bni Dorong Literasi Digital Bagi Umkm Sebagai Motor Pen.
Foto Toski D
Bni Dorong Literasi Digital Bagi Umkm Sebagai Motor Pen.
Foto Toski D

MALANG- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (kode saham: BBNI) membantu pemerintah dengan mendorong
literasi digital bagi UMKM sebagai motor Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Pemimpin BNI Wilayah 18 Malang Beby Lolita Indriani mengatakan BNI memiliki berbagai solusi transaksi digital yang dapat digunakan untuk memudahkan transaksi perbankan bagi nasabah khususnya UMKM sebagai solusi yang memudahkan UMKM untuk menerima pembayaran secara non tunai menggunakan kartu debit, kartu kredit, dan aplikasi QRIS.

Dikatakan, BNI juga memberikan solusi perluasan layanan BNI melalui pihak ketiga sehingga UMKM dapat melakukan kerjasama dengan BNI menjadi BNI Agen46 sekaligus mendapatkan keuntungan berupa pendapatan tambahan dari bagi hasil atas setiap transaksi. Tidak saja itu  perseroan juga memiliki aplikasi BNI Mobile Banking yang dapat diakses melalui smartphone untuk memenuhi berbagai kebutuhan pembayaran kepada supplier, dan melihat rincian transaksi.

Baca Juga :  Ketua DPD RI Minta Petugas PPKM Darurat Sensitif ke Pelaku Usaha Kritikal dan Esensial

“Potensi digitalisasi UMKM ini sangat besar. Kami akan terus berpartisipasi dari berbagai pihak sambil mengoptimalkan semua channel layanan digital banking yang kami miliki,” kata Beby Lolita Indriani, Jumat (8/4).

Hal ini kata dia, sebagai bentuk komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi melalui pertumbuhan bisnis UMKM dan bisnis digital.

Selain solusi berupa pembayaran digital, Beby menerangkan perseroan juga memiliki berbagai solusi pembiayaan bagi UMKM yang dapat mengakomodir kebutuhan modal untuk berbagai segmen dan sektor usaha seperti KUR dan BNI Wirausaha.

Bahkan, untuk UMKM yang memiliki orientasi ekspor, BNI juga memilik solusi untuk membantu UMKM dalam melakukan ekspor yaitu BNI Xpora.

“Pengajuannya juga sangat mudah dimana UMKM cukup mendatangi outlet BNI terdekat. BNI Wilayah 18 sendiri memiliki 84 outlet BNI yang tersebar di 25 Kota/Kabupaten dari Pacitan sampai Banyuwangi,” imbuhnya.

Baca Juga :  Investor Pengolahan Pinang di Langkat Ingin Tetap Ekspor di Tengah Permasalahan Hukum

Ekspansi program digitalisasi UMKM di tengah potensi pemulihan ekonomi yang semakin kuat pada tahun ini, serta dalam upaya mendukung realisasi program tersebut, BNI proaktif berpartisipasi menggandeng pemerintah, asosiasi dan industri pendukung lainnya.

Pada pertemuan Digital Economy Group di G20, Bank Indonesia memaparkan ekonomi digital di Indonesia berpotensi untuk tumbuh 8 kali lipat menjadi Rp 4.500 triliun dan menjadi negara dengan gross merchandise value terbesar di Asia Tenggara.

Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, potensi jumlah UMKM di Indonesia yang akan tergabung dalam marketplace digital adalah sebanyak 20 juta dan menjadi 30 juta UMKM di tahun 2024.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts