BPBD Salurkan Air Bersih di Desa Terdampak Kekeringan

Bpbd Salurkan Air Bersih Di Desa Terdampak Kekeringan
Foto Yulius Salu

KEFAMENANU,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur menyalurkan air bersih di desa terdampak kekeringan akibat musim kemarau di wilayah tersebut.

“Bantuan air bersihkan, kita bagi di dua lokasi, yaitu pasar baru Kefamenanu dan sekitarnya awal bulan Oktober dan 34 desa di 17 Kecamatan dari 165 desa yang ditetapkan sebagai status darurat kekeringan untuk tahun 2023,”kata Plt Kepala BPBD TTU, Yoseph Luiz Mokos, Sabtu (28/10).

Yosep Mokos mengatakan dari 165 desa itu, BPBD berkoordinasi dengan pihak Kecamatan untuk menentukan dua desa yang paling membutuhkan air bersih di 17 Kecamatan itu untuk dibantu menggunakan anggaran yang tersedia.

Baca Juga :  Pertama di Indonesia, Konsep Pesta Kebun Warnai Yudisium IKIP Budi Utomo 2021/2022

“Bantuan air bersih ini, kita sudah lakukan pendistribusian sejak tanggal 24 Oktober ke 34 desa dan sementara berjalan dan jika tidak ada halangan maka mudah-mudahan tanggal 5 November itu pendistribusian selesai. Sedangkan desa yang belum terlayani, kita akan berkonsultasi dengan pimpinan daerah untuk mencari jalan keluar sehingga sisa dari 165 desa ini pun jika memungkinkan kita membantu mereka lewat bantuan air bersih,”tuturnya.

Ia mengharapkan, kerjasama yang baik pemerintah desa dengan mengkoordinir masyarakat penerima bantuan air bersih untuk standby di lokasi pembagian air dengan menyiapkan wadah sehingga tidak menghambat pendistribusian air bersih.

“Itu harapan jangka pendeknya. Jangka panjangnya, kami menghimbau agar ada penanaman pohon di sumber-sumber mata air. Kemudian mengurangi berkebun dengan tebas bakar berpindah-pindah,”pungkasnya.

Baca Juga :  Harapan Tiga Dekade Terwujud, Jalan Desa Binuang Akhirnya Mulus di Era Bupati Andi Asman Sulaiman
Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts