HomeTeknologiCari Bibit Unggul, BBPPMPV BOE, Malang Selenggarakan Sarasehan

Cari Bibit Unggul, BBPPMPV BOE, Malang Selenggarakan Sarasehan

Dr Abdul Roxhim

MALANG – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronik (BBPPMPV BOE) Malang, menyelenggarakan sarasehan, tentang peran penting dunia usaha dan industri dalam menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

Plt Kepala Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronik (BBPPMPV BOE) Malang, Dr Ir Abd Rochim, MM, mengatakan dunia usaha dan industri berkonteibusi besar dalam penciptaan manusia unggul. Hal ini ia sampaikan saat membuka sarasehan di Hotel Harris, Kamis malam, (08/04/2021).

Sarasehan Pendidikan Vokasi Dalam Rangka Pembangunan SDM Unggul dan Peningkatan Daya Saing Bangsa itu, menghadirkan 19 dunia usaha dan industri dari berbagai daerah di Indonesia.

“Membangun Sumber Daya Manusia yang unggul dan kompeten, tidak bisa diwujudkan tanpa melibatkan para pelaku dunia industri dan dunia kerja (iduka),” ujarnya.

Dikatakan di pendidikan kejuruan SMK, perguruan tinggi vokasi Politeknik hingga lembaga khusus pelatihan. Sarasehan tersebut mengulas, bagaimana kebijakan kebutuhan spesifikasi SDM kepada iduka, kebijakan pendidikan Vokasi.

“SDM unggul kompeten adalah yang memenuhi kebutuhan Iduka. Termasuk di dalamnya soft skill dan hard skill. Kalau hard skill sudah sesuai dengan bidangnya. Namun untuk soft skill banyak dikeluhkan iduka. Misalnya, pintar bekerja namun tidak bisa komunikasi ataupun bekerja tim hingga ketahanan dalam bekerja dan lainya,” lanjutnya.

Karena itu ke depan kurikulum harus disusun bersama, sistem magangnya, sehingga untuk magang tidak saja siswaamun melibatkan para guru hingga bersertifikasi.

Sementara itu, Direktur Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya (PPNS), Eko Julianto yang turut hadir menjelaskan, bahwa sejak adanya Dirjen Kementrian Pendudikan Vokasi (Diksi), lembaga yang ia pimpin tidak lagi berada dalam naungan Dikti.

“Melalui acara seperti ini, adalah untuk menyamakan persepsi. Antara dunia kerja dan dan penyedia tenaga kerja. Pendidikan vokasi jadi tulang punggung, dunia industri. Ini kesempatan untuk berkolaborasi dalam pendidikan yang terintegrasi,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU