Home Ekonomi Dan Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Kagumi Kerajinan Tangan Khas TTU

Dan Satgas Yonarmed 3/105 Tarik Kagumi Kerajinan Tangan Khas TTU

Pengrajin kain tenun menunjukan kepiawannya menenun dihadapan Dansatgas Perbatasan Indonesia dan Timor Leste

KEFAMENANU,- Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL, Yonarmed 3/105 Tarik Letkol Arm. Laode Irwan Halim, SIP.,M.Tr (Han) mengaku kagum akan kerajinan tangan khas Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kerajinan tangan khas yang dibuat oleh tangan-tangan pengrajin lokal Kabupaten TTU, ungkap Laode sangat unik dan bernilai estetis.

“Salah satunya adalah tenun kain adat,”akunya, Selasa (22/02/20211).

Kain adat TTU, ujar Laode menunjukkan suatu status sosial yang tinggi. Dan, imbuh Laode, umumnya teknik menenun diajarkan secara turun temurun dari generasi ke generasi berikutnya untuk dilestarikan karena tidak seluruh masyarakat bisa membuat kain tenun.

Hal itu, lanjut Laode, karena tingkat kesulitan dan kerumitan menenun kain adat sangat tinggi. Namun, ungkap Laode, semakin rumit motif yang digunakan dalam menenun kain adat maka akan semakin indah pula tenunan yang dihasilkan.

“Bila kita melihat di toko-toko souvenir NTT kerajinan tenun kain adat paling banyak menarik minat para wisatawan hingga ke manca negara sebagai buah tangan,”ringkasnya.

Sehingga untuk menunjukkan kecintaan terhadap kebudayaan tanah air khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur terutama Kabupaten TTU, personel Pos Manusasi Satgas Yonarmed 3/105 Tarik mempelajari cara menenun kain adat khas TTU langsung kepada para pengerajin tenun lokal di Desa Manusasi, Kecamatan Miomaffo Barat, Kabupaten Timor Tengah Utara, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

“Semoga semangat belajar menenun personel Satgas ini membangkitkan semangat generasi muda di daerah perbatasan sebagai anak bangsa untuk mengenalkan kebudayaan kain adat khas TTU ini ke daerah lain bahkan terkenal sampai luar negeri,” tambahnya.

Bergita kono (61) warga Desa Manusasi merasa senang dan bangga tenunan kain adat sangat dikagumi Satgas Yonarmed 3/105 Tarik.

“Sebagai seorang pengrajin tenun kain adat, saya merasa bangga kain adat kita dikagumi bapak-bapak tentara. ebetulan sekali ini Bapak TNI datang,”katanya dengan semangat.


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU