
MALANG, – Jalannya Debat pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Malang yang ke tiga atau seri pamungkas, yang digelar di Ruang Paripurna, DPRD Kabupaten Malang, Selasa (1/12).
Debat publik seri pamungkas tersebut, mengambil tema Tata Kelola Pemerintahan dan Pelayanan Publik di Kabupaten Malang.
Dalam pelaksanaan debat kali ini, pihak kepolisian dalam hal ini Polres Malang melakukan pengamanan ketat. Bahkan, mensterilkan area Gedung DPRD Kabupaten Malang.
Pada segmen pertama, para pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Malang diberikan waktu tiga menit untuk memaparkan program unggulan para Paslon.
Jalannya debat kali ini tampak berbeda dengan pelaksanaan sebelum-sebelumnya. Pasalnya, pada segmen pertama, Paslon Bupati-Wakil Bupati Malang nomor urut 1, HM Sanusi-Didik Gatot Subroto (SanDi) memanfaatkan waktu tiga menit pertamanya untuk memanjatkan doa kepada Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siroj yang saat ini tengah terpapar Covid-19.
“Kepada Ketua PBNU, KH Said Aqil Siroj agar diberikan kesembuhan, alfatihah,” ucap Sanusi.
Sebagai informasi, KH Aqiel Siradj dinyatakan terjangkit Covid-19, Senin (30/11) kemarin. Saat ini, Aqiel telah menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Jakarta.
Doa untuk kesembuhan KH Said Aqil Siroj yang kini berusia 67 tahun pun terus berdatangan dari lapisan elemen masyarakat.





