Kota Malang – Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang memastikan bahwa sebelum pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025, beberapa venue telah siap.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi saat ditemui awak media, Selasa (25/3/2025).
Menurut Baihaqi, saat ini pembangunan masih dalam tahap penyelesaian lintasan lari di Stadion Gajayana, yang diyakini dapat selesai sebelum pelaksanaan Porprov IX, karena sudah berjalan progresnya.
“Kalau dari sisi kesiapan, kita sudah banyak melakukan persiapan. Ada yang sudah selesai dan ada yang masih dalam proses,” jelasnya.
Terlebih, lanjut Baihaqi, pekerjaan pengecoran di lintasan lari sudah rampung dan masuk tahap finishing sebelum dilakukan pemasangan lateks pada pertengahan April 2025.
“Setelah pemasangan lateks, nanti ada tahapan lanjutan, termasuk pengukuran garis start dan elemen lainnya,” terangnya.
Selain lintasan lari, Baihaqi menjelang, venue lain yang masih dalam proses perbaikan adalah pengecatan stadion dan perbaikan lampu penerangan. Meski bukan proyek konstruksi besar, perbaikan ini diharapkan rampung dalam waktu dekat.
“Jadi, venue-venue lainnya sudah siap digunakan. Seperti yang ada perguruan tinggi negeri dan swasta, di sana sudah sering menjadi lokasi pertandingan olahraga, bahkan di tingkat internasional, jadi sudah dinyatakan layak oleh tim teknis dari KONI Jawa Timur. Misalnya, beberapa waktu lalu fasilitas perguruan tinggi seperti UIN Malang, Universitas Brawijaya, Polinema, dan Unisma digunakan dalam ASEAN University Games, dan tidak ada kendala,” ulasannya.
Sedangkan, tambah Baihaqi, venue untuk cabang lompat jauh juga sedang dalam tahap penyelesaian dan diperkirakan rampung dalam satu bulan ke depan, bahkan KONI Jatim bersama PASI Jatim telah meninjau Kesiapan Venue atletik di Kota Malang pada 20 Maret lalu, yang memutuskan bahwa seluruh nomor pertandingan cabang atletik akan dilaksanakan di Kota Malang.
“Kami sudah mengundang TD Cabang Atletik dari KONI Jatim, serta pengurus harian PASI Jatim. Setelah pemasangan lateks nanti, kami akan kembali mengundang mereka, termasuk KONI Kota Malang dan PASI Kota Malang, untuk memastikan lintasan sesuai standar dan siap digunakan untuk pertandingan,” tukasnya.






