Dugaan Manipulasi Data di PPDB 2024, SMPN 1 Malang Diserahkan ke Dindikbud Kota Malang

Dugaan Manipulasi Data Di Ppdb 2024, Smpn 1 Malang Diserahkan Ke Dindikbud Kota Malang
Ketua PWI Malang Raya, It Cahyono

Kota Malang – Dugaan manipulasi data yang ditengarai dilakukan oleh salah satu wali murid alumnus SMPN 1 Kota Malang pada proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK Negeri di Jawa Timur, diserahkan ke pihak Dindikbud Kota Malang.

Manipulasi data tersebut berupa Mark Up nilai raport milik salah satu alumni (Sebut saja Sekar) dengan tujuan agar dapat diterima di SMAN 3 Malang. Terlebih, Sekar merupakan putri dari mantan Guru di SMPN 1 Kota Malang.

Awak media mendatangi SMPN 1 Kota Malang bertemu Waka Humas SMPN 1 Kota Malang Abdul Ghofar didampingi oleh Waka Kesiswaan, Farah, membenarkan bahwa orang tua Sekar merupakan mantan guru di sekolah tersebut.

“Benar, orang tua Sekar itu dulu merupakan guru di sekolah ini yang mengajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan kesehatan (PJOK),” katanya.

Baca Juga :  Kapolres Batu : Informasi Vaksinasi 1000 Dosis Tidak Benar

Ketika ditanya tentang adanya pengaduan masyarakat (Dumas) terkait dugaan manipulasi data berupa Mark Up nilai raport, keduanya yakni Waka Humas dan Waka Kesiswaan, SMPN 1 Kota Malang mengaku bahwa perkara tersebut sudah diambil-alih oleh Diknas.

“Kami tidak berwenang lagi untuk menginformasikan apa pun ke pihak luar, jadi satu pintu di Diknas. Perihal orang tua dari ananda Sekar, memang pernah mengajar di sini sebagai guru PJOK. Beliaunya pindah ke salah satu SMPN, kurang lebih sekitar 2022. Di luar itu, mohon maaf kami belum bisa berkomentar,” tegasnya.

Sebagai informasi, dalam pemberitaan sebelumnya, beberapa wali murid alumnus SMPN 1 Kota Malang mendatangi sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya untuk Mengadu adanya dugaan manipulasi data yang ditengarai dilakukan oleh salah satu wali murid alumni yang notabenenya sebagai mantan guru di sekolah tersebut.

Baca Juga :  Audiens Dengan RG, AYP Lapor Kondisi Pengungsi Sulawesi-Barat

Ketua PWI Malang Raya, Ir Cahyono meminta kepada para wartawan dibawah naungan PWI Malang Raya untuk melakukan investigasi terhadap permasalahan tersebut.

“Perkara ini perlu digali lagi, dan perlu dilakukan investigasi, supaya carut marut ini clear, dan ada tanggapan tegas serta transparan dari pihak berwenang untuk membersihkan sistem yang tercemar ini,” tukasnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts