
KEFAMENANU,- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur ikut mendukung ketahanan pangan di Indonesia. Program tersebut bagian dari kerjasama Kementerian Pertanian dan Kementerian Hukum dan HAM.
Kepala Rutan Kelas II B Kefamenanu, Untung. C. Sudharto, mengatakan program kerjasama ini akan dilaksanakan di seluruh Indonesia termasuk Lapas kelas II B Kefamenanu.
“Program kerjasama ini untuk menguatkan ketahanan pangan,” kata Untung. C. Sudharto, Kamis (12/11).
Ia berharap program ketahanan pangan di bidang budi daya jagung di Kefamenanu bisa menghasilkan produksi yang baik dan menjaga ketahanan pangan di Indonesia.
Dikatakan, untuk Rutan Kelas II B Kefamenanu terdapat 10 hektare yang saat ini sedang dalam pengolahan dan persiapan untuk tanam. Luas lahan tersebut tersebar di tiga lokasi yakni di Oelila Desa Penemu, kilo meter dua Kelurahan Benpasi dan belakang Rutan.
“Khusus di belakang Rutan, akan diolah juga untuk perkebunan sayur mayur untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar,”ungkapnya.
Pengembangan budi daya jagung, kata Untung, akan melibatkan warga binaan sebagai bentuk pembinaan dibidang keterampilan khususnya budi daya jagung dan akan didampingi penyuluh pertanian dari Dinas Pertanian.
“Kementerian pertanian sudah mendistribusikan bibit jagung sebanyak 150 kg dan pupuk urea. Rencana bulan desember kita mulai tanam,”pungkasnya menjawab pertanyaan wartawan mengenai pengadaan bibit jagung.





