BONE–Pallubasa Karebosi, yang pertama di Karebosi dan yang kedua di Mall Panakukang, kini mengukir jejaknya dengan membuka cabang pertamanya di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan bertempat di Jl. Yos Sudarso Kelurahan Ta Kec. Tanete Riattang. Ini bukan sekadar ekspansi, tapi juga sebuah inovasi dalam kuliner tradisional Makassar.
Pallubasa, makanan khas Makassar yang kini dikenal lebih luas, menjadi daya tarik utama dengan menu berisi daging-daging lezat. Harga yang ramah di kantong, dimulai dari Rp27.500 untuk porsi normal, menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Pilihan menu juga semakin beragam dengan porsi Jumbo seharga Rp45 ribu dan porsi kecil. Selain itu, ada juga Soto Daging Makassar dengan harga Rp35 ribu per porsi dan mangkok jumbo juga menjadi pilihan menarik dengan sentuhan ringan dan aroma daun jeruk yang khas.
Pallubasa Karebosi tidak hanya menghadirkan kenikmatan kuliner, tetapi juga berinovasi dalam minuman. Es Teh, Es Jeruk, Lemon Teh, dan Leci Teh menjadi pendamping sempurna untuk menyegarkan selera.
Menariknya, keberhasilan Pallubasa Karebosi tidak hanya terletak pada cita rasa makanannya. Frits Priaman, sebelum terjun ke dunia kuliner, memiliki latar belakang sebagai kontraktor. Perubahan ini terjadi ketika hobi makan bertemu dengan resep rahasia istri.
“Saya memutuskan untuk mengembangkan usaha ini sejak tahun 2021. Alhamdulillah, berkembang pesat, dan kini kami sudah membuka tiga cabang,” ungkap Frits Priaman. Tidak hanya berhenti di situ, Pallubasa Karebosi memiliki rencana ekspansi lebih lanjut, bahkan untuk melayani acara pesta pernikahan atau sejenisnya.
Kisah Pallubasa Karebosi tidak hanya menjadi inspirasi bagi pecinta kuliner, tetapi juga mencerminkan dedikasi dan inovasi dalam menjaga kearifan lokal sambil membuka peluang baru dalam dunia kuliner. (*)






