Kota Malang, ZonaNusantara – Kenaikan harga kebutuhan pokok (sembako) menjadi sorotan utama dalam agenda Reses yang digelar oleh Anggota DPRD Kota Malang, Dr. H. Akhdiyat Syabril Ulum, S.Kom., M.M., di wilayah Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Dalam agenda penyerapan aspirasi tersebut, antusiasme tinggi ditunjukkan oleh perwakilan ibu-ibu yang hadir dari 12 kelurahan se-Kecamatan Kedungkandang.
Para peserta aktif menyuarakan keluhan terkait gejolak harga komoditas pangan, terutama produk-produk yang terdampak kebijakan maupun program Pemerintah Pusat.
Merespons hal tersebut, warga berharap Pemerintah Kota Malang melalui dinas terkait dapat memprioritaskan langkah intervensi guna menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Salah satu solusi konkret yang mendesak diharapkan warga adalah penyelenggaraan Operasi Pasar Sembako Murah secara lebih intensif.
Sekretaris Komisi C DPRD Kota Malang yang akrab disapa Ulum ini membenarkan bahwa persoalan lonjakan harga sembako merupakan salah satu keluhan paling dominan yang disampaikan oleh kelompok perempuan dan ibu rumah tangga selama dialog berlangsung.
“Ibu-ibu berharap ada intervensi nyata dari Pemerintah Kota Malang terkait tingginya harga sembako, terutama komoditas yang terdampak program Pemerintah Pusat. Harapan besar masyarakat, dinas terkait dapat lebih sering mengadakan operasi pasar sembako murah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli warga,” ujar Ulum, Kamis (5/11/2026).
Menanggapi komplain dan harapan konstituennya, Ulum menegaskan komitmennya untuk segera menindaklanjuti dan mengawal aspirasi ini ke jajaran Pemkot Malang.
Ulum berjanji akan mendorong dinas teknis terkait agar program operasi pasar murah dapat direalisasikan secara berkala serta tepat sasaran, khususnya bagi warga di wilayah Kecamatan Kedungkandang.






