
JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaluli Ditjen Bina Pemerintahan Desa dalam setiap program tahunannya menitikberatkan pada peningkatan Sumber Daya aparatur Desa guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan untuk semua desa di indonesia hal ini dilakukan kemendagri dalam upaya meningkatkan kualitas belanja di desa melalui pemanfaatan dana desa.
Demikian disampaikan Dirjen Bina Pemerintahan Desa, Kemendagri, Dr. Yusharto Huntoyungo, M.Pd dalam arahannya saat membuka kegiatan webinar bertajuk “Peluang dan tantangan pengembangan kapasitas aparatur pemerintah desa wilayah Timur Indonesia” Jumat (10/6).
Webinar diikuti oleh dinas PMD provinsi,Kabupaten se indonesia serta para aparatur desa se indonesia.
• “Langkah terdepan Kemendagri, aparatur desa harus handal dalam memfasilitasi penyelanggaraan pemerintahan desa, oleh karena itu Norma Standar Prosedur Kriteria (NSPK) harus disiapkan terlebih dahulu. Selain itu fasilitator atau pembina bagi aparatur desa harus kita siapkan,” ujar Dirjen.
Menurut Dirjen, webinar ini diharakan dapat memberikan masukan dan memperkaya pengetahuan dalam rangka perbaikan regulasi atau kebijakan hingga upaya melakukan peningkatan kapasitas bagi penyelenggara pemerintahan di desa, dari tingkat pusat hingga ke aparatur desa terutama di wilayah timur indonesia yang masih berbeda dengan wilayah lain.
“Saya berharap webinar dapat menghasilkan instrumen dalam menyusun format yang tepat dan legitimet serta menemukan strategi dalam upaya peningkatan kapasitas aparatur desa di wilayah Indonesia Timur,” ujar Huntoyungo.
Direktur Fasilitasi pengembangan Kapasitas Aparatur Desa (FPKAD) , Kemendagri, Dr.Paudah dalam sambutannya menjelaskan, kegiatan webinar ini merupakan kegiatan lanjutan penyusunan grand design pengembangan kapasitas aparatur Papua dan Papua Barat yang telah diinisiasi sejak tahun 2021 lalu.
“Target kami tahun 2022 ini, grand design harus tuntas sebagai peta jalan bagi kemendagri dalam penyusunan rencana kerja peningakatan kapasitas aparatur desa di wilayah papua dan papua barat” Ujar Paudah.
Hasil grand design peningkatan kapasitas aparatur desa wilayah Papua dan Papua Barat akan direplikasi sebagian wilayah lain di indonesia timur yang memiliki kasamaan karakter dengan wilayah di Provinsi Papua dan Papua Barat.
Hadir sebagai pembicara dalam webinar, Prof. Soni Sumarsono, Mantan Dirjen Otda Kemendagri, Dr. Velix Vernando Wanggai S.IP, MPA, Staf Ahli Kementerian PPN/Bappenas, Billy Mambrasar, ST, BSc, MSc, MBA staf khusus Presiden RI, Triwarno Purnomo S.STP, M.Si, Staf Ahli Gubernur Papua bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum. Hadir sebagai Panelis dari unsur praktisi desa Dr. Antonius Tarigan, Dr. La Ode Nasir dan Suleman Nur Alam S.Sos,, M.I Kom.






