NGADA – Bupati Kabupaten Ngada Raimundus Bena membuka rangkaian kegiatan Hardiknas 2026 Senin (27/4/2026) bertempat di Aimere ibukota Kecamatan Aimere.
Hadir pada kesempatan tersebut ketua DPRD Ngada Romilus Juji,ST yang pada kesempatan tersebut menyampaikan sambutan memotivasi generasi muda untuk menyongsong generasi emas 2045.
Dalam sambutannya Romy mengatakan hat ini kita tidak hanya membuka sebuah kegiatan seremonial, tetapi kita sedang membuka ruang lahirnya generasi masa depan.
“Saya ingin menegaskan satu hal penting: Pemuda bukan hanya objek pendidikan, bukan pula objek edukasi, bukan juga objek intelektual tetapi pemuda adalah subyek perubahan, subyek peradaban dunia”, tegasnya
Menurutnya di tangan generasi muda inilah arah bangsa ditentukan.
“Kalian bukan penonton, tetapi pelaku utama dalam perjalanan sejarah bangsa”, ujarnya.
Dikatakannya, bangsa Indonesia sedang menatap visi besar Indonesia Emas 2045, saat usia kemerdekaan mencapai 100 tahun.Pertanyaannya, siapa yang akan mengisi dan memimpin Indonesia saat itu? Jawabannya adalah kalian semua yang hari ini duduk di bangku SMA/MA/SMK.
Lebih lanjut ditegaskan kegiatan seperti FLS3N dan O2SN bukan sekadar lomba, tetapi bagian dari proses membentuk karakter, kreativitas, sportivitas, dan daya saing global.
Ditegaskannya lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan zaman. Sinergi antara sekolah, pemuda, dan pemerintah menjadi kunci dalam mendukung program strategis nasional, termasuk arah pembangunan daerah dengan semangat: “Membangun Desa, Menata Kota” sebagai tag line Pemerintah Kabupaten Ngada.
Pendidikan harus hadir sampai ke desa-desa, menciptakan pemerataan kualitas SDM, agar tidak terjadi kesenjangan antara Desa dan Kota.
Karena itu perlu didorong beberapa langkah konkret, antara lain mendukung program One School One Product, agar setiap sekolah mampu melahirkan produk unggulan berbasis potensi lokal.
Membuka akses yang lebih luas bagi siswa untuk masuk sekolah kedinasan, serta meningkatkan kesiapan menghadapi seleksi TNI/POLRI.
Mendorong pendidikan yang tidak hanya akademik, tetapi juga vokasional dan berbasis keterampilan.
Semua ini bermuara pada satu tujuan besar yakni menyiapkan SDM unggul dari Ngada.
Menurutnya kualitas pendidikan sangat berpengaruh terhadap peningkatan IPM Kabupaten Ngada.
Semakin baik pendidikan, maka semakin tinggi kualitas hidup masyarakat baik dari sisi ekonomi, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial.
Di tengah dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, pendidikan harus mampu membentuk generasi yang adaptif, kritis, dan memiliki wawasan global.
“Kita tidak bisa lagi berpikir lokal semata.Anak-anak Ngada harus mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional”, tegasnya.
Lebih lanjut ia mengatakan pendidikan juga memiliki peran penting dalam pembangunan daerah dan kehidupan demokrasi lokal.
Generasi muda harus dibekali dengan nilai-nilai integritas, kejujuran, dan kepemimpinan agar ke depan mampu menjadi pemimpin daerah yang berkualitas.
Diingatkannya kita menghadapi realitas bahwa banyak tenaga kerja dari Ngada yang bermigrasi ke luar daerah, bahkan ke luar negeri.
Di sinilah peran pendidikan menjadi sangat penting membekali generasi muda dengan keterampilan, sehingga mereka tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja di daerah sendiri.
Dunia pendidikan, kata dia, harus mampu menggali dan mengembangkan potensi lokal baik di bidang pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, maupun budaya sehingga memberikan nilai tambah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
DPRD Kabupaten Ngada berkomitmen untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan, baik melalui fungsi legislasi, anggaran, maupun pengawasan, guna memastikan kebijakan pendidikan benar-benar berpihak pada peningkatan kualitas generasi muda. Kegiatan Parlemen go to School/School to Parlemen adalah salah satu cara pendekatan Parlemen mendukung lembaga pendidikan dan pemuda.
Ketua DPRD ini meminta generasi muda untuk tunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh sportivitas.
Jadikan ajang ini sebagai ruang belajar, bukan sekadar kompetisi. Bangun karakter, disiplin, dan semangat juang. Kepada para guru ia minta agar teruslah menjadi inspirasi dan teladan.
Sedangkan kepada para pemangku kebijakan ia mengajak:
Mari kita terus memperkuat kolaborasi. Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi masa depan generasi muda Ngada.






