BALI – Sabtu (2/5/2026) Pengurus Kopdit Sumber Kasih Tangeb Provinsi Bali menerima kunjungan Pengurus dan Manajemen Kopdit Baku Makmur Abadi Ponorogo Jawa Timur. Sebanyak 22 aktivis Gerakan Koperasi Kredit Indonesia (GKKI) disambut dengan tarian Pendet. Selanjutnya para tamu diajak ke ruang pertemuan.
Ketua Pengurus Kopdit Sumber Kasih Tangeb Drs.Nyoman Marsina dalam kata sapaan menyambut hangat para tamu asal bumi Reog tersebut. Ia berterima kasih Kopdit Baku Makmur Abadi memilih Kopdit Sumber Kasih Tangeb sebagai tempat untuk studi banding.
Disampaikan Nyoman Marsina, kunjungan sesama aktivis gerakan koperasi adalah bukti bahwa gerakan koperasi di seluruh Indonesia adalah gerakan kebersamaan untuk saling mendukung. Ia mengatakan kiranya kunjungan Kopdit Baku Makmur Abadi ke Kopdit Sumber Kasih Tangeb bisa membawa manfaat.
Ketua Kopdit Baku Makmur Abadi yang juga Ketua Puskopdit Ponorogo Bersatu Muklas dalam sapaannya berterima kasih karena bisa diterima Kopdit Sumber Kasih Tangeb untuk belajar bagaimana mengelola koperasi agar berdaya guna bagi anggota.
Dikatakan Muklas, anggota Kopdit Baku Makmur Abadi baru 2000-an anggota dengan aset Rp16 miliar lebih. Sedangkan Kopdit Sumber Kasih Tangeb memiliki anggota 7000-an orang dengan aset Rp131 miliar lebih dan SHU tahun buku 2025 tercapai Rp4 miliar lebih.
” Kami tidak salah memilih Kopdit Sumber Kasih Tangeb sebagai tempat untuk menggali pengalaman mengelola koperasi,” ujarnya,
Selanjutnya Menejer Puskopdit Bersatu Yulia menyampaikan profil keanggotaan dan capaian usaha dan keuangan. Ia mengatakan bersyukur diterima Kopdit Sumber Kasih Tangeb untuk belajar.
Menejer Kopdit Sumber Kasih Tangeb I Gst Ngurah Rai Gregorius menyampaikan profil Kopdit Sumber Kasih secara lengkap. Ia mengatakan keberhasilan ini dinapasi oleh semangat kebersamaan.
Perjumpaan ini ditandai dengan diskusi untuk saling membagi pengalaman mengelola koperasi dipandu oleh Menejer Kopdit Sumber Kasih Tangeb Ngurah Rai Gregorius. Para penanya ditanggapi Ketua Pengurus Kopdit Sumber Kasih Tangeb Nyoman Marsina. Ia mengatakan Kopdit Sumber Kasih Tangeb bersaing suku bunga dan mengajak anggota untuk memahami pola kebijakan terutama apa haknya dan apa kewajibannya. Selain itu melakukan gebyar untuk menarik minat masyarakat menjadi anggota.
Pertemuan berharga antara Kopdit Baku Makmur Abadi Ponorogo dan Kopdit Sumber Kasih Tangeb diakhiri dengan foto bersama dan tukar cinderamata. ***






