
MALANG, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Sabtu kemarin melakukan kunjungan kerja ke Malang. Dalam kunker tersebut ia didampingi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, serta Pangdam V Brawijaya, Mayjend TNI Suharyanto.
Kunjungan mantan Menteri Sosial tersebut, sekaligus meletakan batu pertama dimulainya pembangunan rumah bagi warga yang terdampak gempa, di
Gubernur Jatim Letakan Batu Pertama Tanda Dimulainya Pembangunan Rumah Terdampak Gempa di Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Malang.
Khofifah mengatakan, anggaran pembangunan rumah ditanggung Pemerintah Kabupaten Malang.
Menurutnya, rumah warga yang bakal dibangun sementara divalidasi petugas terkait, sesuai tingkat kerusakan yang ditimbulkan, guna mendapatkan dana stimulan dari BNPB.
“Targetnya validasi data diharapkan rampung dalam jangka waktu lima hari kedepan, yang hasilnya akan dikirimkan ke BNPB pusat,” harap Khofifah.
Dengan begitu lanjutnya, warga tidak terlalu lama berada di pengungsian, dikarenakan penyebaran Covid-19 hingga saat ini belum benar-benar berhenti.
Sementara itu, Pangdam V/Brawijaya, Mayor Jenderal TNI Suharyanto mengatakan TNI AD siap mendukung percepatan pembangunan rumah korban terdampak gempa bumi tersebut.
“Ada ribuan baik jajaran Kodam V/Brawijaya maupun di luar satuan Kodam V/Brawijaya yang siap membantu percepatan pembangunan ini. Nanti kita akan menerapkan sistem rolling pada jajaran kami,” kata Pangdam Suharyanto.






