Lurah Liliba Panen Perdana Tanaman Sayur Mayur di Kebun Percontohan

Lurah Liliba Panen Perdana Tanaman Sayur Mayur Di Kebun Percontohan
Panen perdana
Lurah Liliba Panen Perdana Tanaman Sayur Mayur Di Kebun Percontohan
Panen Perdana

Kupang, — Lurah Liliba Viktor A Makoni bersama aparat Lurah setempat serta mahasiswa KKN Faperta Undana melakukan panen perdana sayur mayur di Kebun percontohan Kelurahan setempat, Senin, (11/10)

Panen tersebut dilakukan setelah membutuhkan perawatan kurang lebih satu bulan dengan menggunakan metode budidaya hidroponik.

“Pada hari ini dilakukan panen perdana oleh pihak kelurahan bersama mahasiswa kelurahan,” kata Lurah Makoni

Ia mengatakan sejak pandemi Covid-19 melanda, pihak kelurahan menginisiasi dan mendorong warga untuk memanfaatkan waktu luang di rumah untuk bercocok tanam tanaman cepat panen antara 25-30 hari untuk membantu ketahanan rumah tangga.

“Jadi kita tidak hanya mendorong warga tetapi juga terlebih dahulu memberi contoh dengan menanam tanaman yang cepat panen dengan beberapa cara budidaya baik hidroponik maupun budidaya ikan dalam embar (Bikamber) di kebun percontohan dan pekarangan kantor Lurah Liliba,” ujarnya.

Ia menyebut untuk tahap ini bersama 12 mahasiswa Faperta Undana yang melaksanakan praktek kuliah kerja nyata (KKN) Tematik dan beberapa universitas swasta lainnya di Kota Kupang sebelumnya memanfaatkan lahan seluas 1,200 meter persegi lahan di RT 25/RW06 kelurahan Liliba menanam beberapa jenis tanaman sayuran.

Baca Juga :  Pemkot Malang Gelar Apel Pasukan Siaga Bencana Dihadiri Kapolresta Malang Kota

“Jenis tanaman sayuran banyak dipilih untuk dibudidayakan di kebun percontohan itu adalah kangkung dan sawi (sayur putih–versi orang Kupang),” katanya.

Lurah Liliba yang saat itu didampingi dua stafnya dari Kelurahan Liliba; Ibu Dince Mandala dan Nickhson Pandie mengatakan jenis tanaman sayuran ini dipilih, selain dapat membuat halaman rumah terlihat lebih asri dengan warna hijaunya, sayuran juga dapat dikonsumsi untuk memperkuat daya tahan tubuh.

Pada dasarnya sayuran-sayuran ini dibagi menjadi sayuran daun, sayuran buah, dan sayuran umbi. Dari jenis tersebut, sayuran yang paling mudah dibudidayakan dan cepat dipanen adalah jenis sayuran daun. Sebab pada sayuran daun, yang dipanen adalah bagian vegetatifnya (daun, batang, atau tunas), sehingga tidak perlu menunggu tanaman berbunga dan berbuah, atau berumbi.

Baca Juga :  SMAN 13 Bone Mengirim Dua Siswi Berprestasi ke English Olympic 2024

Ia mencontohkan Kangkung (Ipomoea Aquatic Sp) merupakan jenis sayuran yang sangat populer di Indonesia termasuk di Kota Kupang.

Kangkung mengandung serat yang tinggi sehingga baik untuk pencernaan. Kangkung juga bisa mengatasi insomnia karena mengandung zinc dan selenium yang dapat menyebabkan rasa kantuk.

Kangkung baik untuk menjaga kesehatan mata dan daya tahan tubuh karena mengandung vitamin A dan vitamin C yang tinggi. Juga dapat mencegah anemia karena mengandung zat besi yang bisa menambah kandungan hemoglobin di dalam tubuh.

Kangkung termasuk tanaman yang cocok ditanam karena selain mudah dibudidayakan di pot atau polybag, masa panen kangkung juga cukup singkat. Kangkung cabut bisa dipanen dalam waktu waktu 25 hari ketika sudah tumbuh setinggi 15 cm. ****

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts