Menteri Pertanian RI Tantang Adiknya Tingkatkan Produksi Pertanian hingga 30%

Menteri Pertanian Ri Tantang Adiknya Tingkatkan Produksi Pertanian Hingga 30%
Disaksikan Pj. Bupati Bone Drs. H. Andi Islamuddin, MH. Menteri Pertanian RI Dr. H. Andi Amran Sulaiman, S.Sos, MM menyerahkan bantuan Combine Harvester Besar secara simbolis kepada adiknya H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kab. Bone

BONE–Menteri Pertanian Republik Indonesia, Dr. H. Andi Amran Sulaiman, MP, memberikan tantangan menantang kepada pemerintah Kabupaten Bone untuk meningkatkan produksi pertanian hingga 30%. Tantangan tersebut disampaikan langsung saat Mentan RI menyaksikan proses tanam perdana di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, pada Senin, 15 Januari 2024.

Dalam momen bersejarah tersebut, putra terbaik Bone ini menyerukan tantangan langsung kepada Pj Bupati Bone, Drs. H. Andi Islamuddin, MH, dan kepada Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, H. Andi Asman Sulaiman, SSos, MM, yang tak lain adalah adik kandung Menteri Pertanian RI.

“Saya minta produksi pertanian meningkat 30%. Kalau berhasil, saya tambah bantuannya masuk ke Bone,” tegas Menteri Pertanian RI.

Menanggapi tantangan tersebut, PJ. Bupati Bone, Drs. H. Andi Islamuddin, MH, menyatakan komitmen bersama dengan Kadis TPHP Bone untuk meningkatkan produksi pertanian sebesar 30%. “Kita ditantang untuk meningkatkan produksi pertanian. Saya bersama dengan Kadis TPHP Bone berkomitmen meningkatkan 30% produksi pertanian di Kabupaten Bone. Kalau ini dapat kita tunaikan, akan mengalir lagi bantuan di sini,” ujar PJ. Bupati Bone.

Baca Juga :  PSU Pilgub Sulsel di Kecamatan Mare, Langkah Hukum Panwaslu Mare Terkait Pemilih DPK Tidak Sah

Tantangan ini dianggap sebagai momentum penting untuk mendorong Kabupaten Bone dalam mengoptimalkan sektor pertanian. Dengan adanya dukungan dan komitmen dari pemerintah pusat, diharapkan Kabupaten Bone dapat mencapai target peningkatan produksi pertanian yang diinginkan.

Perlu diingat bahwa Kabupaten Bone memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, dan dengan adanya dorongan ini, diharapkan masyarakat petani akan semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil pertanian mereka.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikulturan, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos, MM, mengaku telah merancang rencana besar yang akan diimplementasikan pada tahun 2024. Salah satu fokus utamanya adalah mendukung Program Nasional Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian.

Sebagai salah satu daerah penghasil beras terbesar di Indonesia mengungkapkan beberapa rencana besar yang akan dilaksanakan.

Baca Juga :  Kecamatan Bikomi Tengah Gelar Lomba Balita Sehat

Salah satu aspek utama adalah peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pertanian, terutama penyuluh. Maksudnya adalah memaksimalkan dukungan sarana dan prasarana pertanian sebagai pemicu peningkatan produksi hasil pertanian. Menurutnya, kemampuan SDM, terutama penyuluh, harus terus ditingkatkan melalui pelatihan dan peningkatan pengetahuan secara berkala.

Pentingnya dukungan anggaran untuk sektor pertanian juga diungkapkan. H. Andi Asman Sulaiman menyatakan bahwa pengalokasian anggaran ke sektor pertanian harus lebih besar agar program-program tersebut dapat direalisasikan dengan maksimal. Analoginya, seperti memberi makan ternak yang banyak untuk menghasilkan hasil yang besar. Keberpihakan pengalokasian anggaran ke sektor pertanian diharapkan menjadi langkah serius untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Bone. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts