Jakarta – Pelantikan kepala daerah terpilih akan dilangsungkan di Istana Negara, Jakarta oleh Presiden Prabowo Subianto, Kamis (20/2) besok.
Data yang diperoleh, jumlah Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yang akan dilantik sebanyak 481 daerah, terdiri dari 33 privinsi, 364 kabupaten, dan 84 kota. Momen bersejarah ini bakal menjadi catatan tersendiri bagi Andi Asman Sulaiman. Bahkan peristiwanya tergolong langka. Suatu waktu melegenda yang entah kapan akan terulang kembali. Betapa tidak. Andi Asman Sulaiman akan dilantik bersamaan dengan adiknya Andi Sudirman Sulaiman. Dua calon pemimpin daerah ini merupakan adik kandung Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Pada Pilkada Bone 2024, Andi Asman Sulaiman berpasangan dengan Andi Akmal Pasluddin. Sementara Pilkada Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman berpasangan dengan wakil gubernur, Hj Fatimawati Rusdi. Dua bersaudara ini akan sama sama memegang pucuk pimpinan di wilayah masing-masing hingga lima tahun mendatang.
Menghadapi situasi tersebut Andi Asman Sulaiman mengaku merasa senang karena semua keluarganya hadir, termasuk media dan semua tim sukses hadir.
“Senang karena semua keluarganya hadir, teeman – teman media dan semua tim sukses hadir,” ungkapnya di rumah Menteri Pertanian di Kalibata, Rabu (19/2)
Mantan Kepala Dinas Pertanian Bone ini mengatakan salah satu misi utama setelah dilantik antara lain, memelihara orang miskin, menjaganya, serta memberikan bantuan agar keluar dari himpitan kemiskinan.
Untuk membangun Bone lebih baik sesuai tagline selama masa kampanye adalah membangun komunikasi dengan pemerintah pusat, provinsi dan daerah.
Meski tidak dijelaskan maksud komunikasi tersebut namun bisa dipastikan saat ini untuk membangun daerah kabupaten butuh sinergitas pemerintahan di atasnya yakni provinsi dan pusat.
Bila dikalkulasikan secara matematis, relasi ini tidaklah sulit bagi Andi Asman Sulaiman dan Andi Akmal Pasluddin mengingat gubernurnya merupakan adiknya sendiri. Sementara pemerintah pusat, khusus bidang pertanian, Menteri Pertanian bisa menjadi mitra yang baik. Tentu hal ini dalam koridor urusan pemerintahan demi kesejahteraan masyarakat.
Situasi pelantikan kepala daerah baik propinsi, kabupaten dan kota akan menjadi sejarah yang bakal sulit terulang entah berapa tahun lagi. Di mana seorang kakak yang sedang menjabat menteri, sementara dua adiknya menjabat sebagai bupati dan gubernur. Biarlah sejarah yang mencatatnya sebagai lagenda dan dikenang sepanjang masa.






