Natuna Sudah Gotong Royong Membersihkan Sebelum ada Gernas BCL

Natuna Sudah Gotong Royong Membersihkan Sebelum Ada Gernas Bcl
Ist
Natuna Sudah Gotong Royong Membersihkan Sebelum Ada Gernas Bcl
Ist

Oleh Setiawan Liu

Pemerintah kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri) menilai Gerakan Nasional (Gernas) Bulan Cinta Laut (BCL) paralel dengan program yang sudah lama berlangsung di Natuna, tepatnya sejak pelantikan Bupati dan Wakil Bupati (periode 2021 – 2024) pada akhir Mei 2021 yang lalu. “Kalau gerakan serupa BCL, justru sejak saya dan pak Bupati menjabat (Mei 2021), kami gotong royong membersihkan pantai setiap Jumat pagi. Kami keliling ke setiap desa di Natuna, gotong royong membersihkan pantai,” Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda, Jumat (21/10)

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) baru saja gelar BCL dengan semangat kolektif untuk menjaga laut dari bahaya sampah plastic. KKP melalui Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Pamuji Lestari melibatkan anak-anak sekolah untuk membersihkan sampah laut. Upaya ini dipandang penting untuk memperkuat akar Gernas BCL dengan mengajarkan anak-anak sekolah menjaga kesehatan laut.

Baca Juga :  Reuni Eks Keluarga Besar Harian Berita Yudha: Menelusuri Memori, Merajut Masa Depan Bersama DNIKS

“BCL sudah biasa bagi kami karena 99 persen, Natuna adalah perairan (laut). Kami berterima kasih, ternyata Pemerintah Pusat tuned in dengan kegiatan kami yang sudah berlangsung satu setengah tahun,” kata Rodhial Huda.

Puluhan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Natuna ikut membersihkan sampah di sekitaran pantai Natuna. Siswa-siswi kelas 11 MAN 1 Natuna ikut dalam kegiatan BCL. Sehingga siswa-siswi sekolah sebagai masa depan juga bagian dari investasi pendidikan. Investasi di Natuna juga tetap akan bertumpu pada investasi hijau dan investasi biru yang sangat memperhatikan kesehatan laut.

“Kami tidak bicara investasi yang justru mencemarkan laut. Kami bicara laut sehat. Ikan di laut sesungguhnya tidak pernah habis. Ikan hanya berpindah, bermigrasi ketika ekosistem laut rusak. Sehingga untuk menjaga sumber daya alam ikan, kita harus jaga ekosistemnya,” kata Rodhial Huda.

Baca Juga :  AKBP Oskar Serahkan Tongkat Komando Kapolres Batu yang Baru
Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts