
MALANG– Pengurus Daerah (PD) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Malang mengajak masyarakat untuk berinvestasi di pasar modal syariah terutama di IDX Syariah yang halal dan legal
Ketua Umum PD MES Kota Malang Makhrus Sholeh, mengatakan masyarakat bisa menjadi investor di pasar modal syariah.
“Kami mengajak masyarakat untuk bisa menjadi investor karena potensinya sangat besar di pasar modal syariah dengan tepat,” ucap Makhrus Sholeh, Kamis (29/7).
Menurutnya di masa pandemi Covid-19 ini berinvestasi di perusahaan syariah lebih tahan untuk mengalami penurunan nilai harga saham daripada perusahaan konvensional.
“Jadi di IDX syariah itu ada 17 perusahaan BUMN. Dan selama ini tidak turun sahamnya malah menguat. Meskipun di masa pandemi. Nah inilah yang kami ingin ajak masyarakat untuk berinvestasi saham di IDX syariah,” kata dia.
17 saham BUMN yang tergabung dalam IDX Syariah adalah ANTM, BRIS, ELSA, INAF, KAEF, PGAS, PPRE, PTBA, PTPP, SMBR, SMGR, TINS, TLKM, WEGE, WIKA, WSBP, WTON.
Bukti dari menguatnya saham dari IDX Syariah itu dialami oleh Makhrus sendiri. “Saya punya saham dan saya lihat sementara ini menguat meskipun pandemi. Sementara yang umum lainnya cenderung menurun,” imbuh dia.
Menguatnya saham perusahaan BUMN yang tergabung dalam IDX Syariah ini dikarenakan ada kerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES).
“Jadi perusahannya dipastikan memiliki likuiditas baik, kapitalisasi pasar besar, dan fundamental perusahaan yang baik. Karena dipastikan ke-halal-annya,” urai Makhrus.
Makhrus juga mengutarakan, bursa saham IDX Syariah ini muncul karena kinerja baik. Berdasarkan catatan satu dekade terakhir, jumlah saham syariah meningkat 84 persen. “Atau lebih tinggi 44 persen daripada saham konvensional,” tutup dia.





