
JAKARTA– Pandemi Covid-19 belum menunjukan tanda tanda kapan akan berakhir. Masyarakat pun diminta tetap mematuhi anjuran pemerintah untuk selalu memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak.
Di tengah situasi pandemi ini sekelompok mahasiswa melakukan survei di teluk Jakarta tentang dampak reklamasi yang masih menuai polimik seputar dampaknya.
Suhardiman mengatakan selain melakukan survei kepada warga di sekitarnya mereka juga membagikan masker. Pembagian ini lanjutnya sebagai bentuk kepedulian terhadap pencegahan covid-19.
“Lokasi hanya di Kalibaru bang di Cilincing,”ujarnya saat dihubungi, Sabtu (19/12).
Sementara itu koordinator survei Andi Yuslim Patawari menjelaskan hasil dari survei itu nantinya akan dijadikan kajian ilmiah.
“Kami akan memberikan rekomendasi kepada pihak terkait tentang apa dampak dari reklamasi tersebut terhadap masyarakat,” jelasnya.
Mahasiswa tingkat doktoral di Universitas Padjajaran Bandung ini mengatakan ada dua kelompok masyarakat (nelayan) yang bakal menerima dampaknya.
Selain nelayan penangkap ikan juga pemilik kapal. “Ini harus dikaji secara ilmiah,” tandasnya.
Untuk diketahui reklamasi di teluk Jakarta menimbulkan pro kontra antara pemerintah DKI, pengusaha dan nelayan. Hingga kini belum ada solusi terbaik untuk menyudahi polimik segi tiga itu.






