BONE–AKBP Nur Ichsan, S.Sos., MSi adalah sosok perwira polisi yang telah mengabdikan dirinya kepada Kepolisian Republik Indonesia (Polri) selama 32 tahun. Selama masa pengabdiannya, beliau telah menerima berbagai penghargaan dari Presiden RI atas dedikasinya yang luar biasa. Penghargaan-penghargaan tersebut meliputi Satyalencana Pengabdian untuk 8, 16, dan 24 tahun, serta penghargaan tertinggi Satyalencana Bintang Bhayangkara Nararya. Penghargaan ini mencerminkan pengabdian tanpa cacat atau pelanggaran selama 24 tahun bertugas.
Selain itu, AKBP Nur Ichsan juga mendapatkan penghargaan Satya Lencana Kom IX Raksaka Dharma atas penugasannya di Papua, Satya Lencana Dharma Nusa atas operasi pemulihan keamanan di Ambon, dan Satya Lencana Ksatria Bhayangkara untuk penugasan BKO Polda Metro Jaya dalam rangka pengamanan Pemilu 2019.
Perjalanan Karier
Perjalanan karier AKBP Nur Ichsan dimulai pada tahun 1992 sebagai Bintara Polri di Kompi 5275 Brimob Makassar. Pada tahun 2002, ia mengikuti seleksi sekolah perwira dan berhasil lulus, memulai tugas sebagai Ipda di Papua sebagai Pasi Ops Satbrimob Polda Papua. Setelah satu tahun 10 bulan bertugas di Papua, ia dipindahkan ke Polda Sulsel sebagai Wadanki III Yon B Satbrimob Polda Sulsel selama dua tahun.
Pada tahun 2006-2008, ia naik pangkat menjadi Iptu dan menjabat sebagai Komandan Kompi Yon A Brimob Polda Sulsel Makassar. Pada tahun 2008-2012, ia naik pangkat lagi menjadi AKP. Setelah mengikuti Sekolah Staf Pimpinan Pertama (Sespima) pada tahun 2012, ia mendapat promosi sebagai Kasi Yanma Sat Brimob Polda Sulsel dengan pangkat Kompol.
Selanjutnya, Nur Ichsan menjabat sebagai Wadanyon C Brimob Bone pada tahun 2014-2015. Ia kemudian dipindahkan menjadi Wadanden Gegana Sat Brimob Polda Sulsel selama satu tahun, lalu dipindahkan lagi ke Polda Sulbar sebagai Kasi Ops Sat Brimob Polda Sulbar selama 8 bulan. Setelah itu, ia kembali ke Polda Sulsel sebagai Kasubagrenmin Sat Brimob Polda Sulsel, dan tak lama kemudian dipromosikan sebagai Danyon C Brimob Polda Sulsel di Kabupaten Bone pada 26 September 2018.
Selama lima tahun menjabat sebagai Danyon C Brimob Polda Sulsel, tepat pada tanggal 1 Juli 2024, ia mendapat kenaikan pangkat menjadi AKBP.
Inovasi dan Peningkatan Kinerja
AKBP Nur Ichsan tidak hanya dikenal karena prestasi dan pengabdiannya, tetapi juga karena berbagai inovasi yang telah diimplementasikannya di Satbrimob Polda Sulsel. Salah satu inovasi yang terkenal adalah pengembangan bakat personel di bidang seni musik dengan membentuk Perkusi Tenribetta, yang berhasil mengaransemen lagu “Ramadhan Tiba” menjadi imbauan tentang Covid-19. Karya ini viral di media dan tampil di berbagai stasiun TV, sehingga mendapat piagam penghargaan dari Polda Sulsel.
Selain itu, Nur Ichsan juga membentuk Pengelolah Informasi dan Data (PID) sehingga seluruh kegiatan Brimob Bone terekspos di media cetak, online, maupun TV. Inovasi ini mendekatkan dirinya dengan insan pers, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Bone.
Dalam bidang teknologi, AKBP Nur Ichsan menciptakan aplikasi Panggilan Luar Biasa (PLB) Tenribetta untuk mempercepat berkumpulnya anggota. Aplikasi ini memungkinkan satu klik untuk memanggil anggota berkumpul, memudahkan respon cepat dalam berbagai situasi darurat seperti bencana pohon tumbang, kebakaran, banjir, dan lainnya.
Pengembangan Infrastruktur dan Sinergi dengan Pemerintah Daerah
Sebagai Danyon C Brimob Polda Sulsel, Nur Ichsan berhasil membangun sinergitas dengan pemerintah daerah. Ini ditandai dengan dukungan berupa hibah lokasi, bangunan pagar, gerbang Makor Brimob, dan hibah tanah yang kini menjadi Plat Batalyon C Pelopor SatBrimob Polda Sulsel dengan kapasitas 26 KK. Ini memungkinkan personel yang sebelumnya tinggal di luar dapat tinggal di plat, sehingga mempercepat mobilitas saat ada kejadian.
Pendidikan dan Kehidupan Pribadi
Nur Ichsan meraih gelar Sarjana Administrasi Negara dari Unismu Makassar dan melanjutkan pendidikan magisternya di Universitas Cahaya Prima. Ia lulus dengan predikat Cumlaude dan IPK 3,92 pada tahun 2022. AKBP Nur Ichsan adalah ayah dari dua anak dan suami dari Siti Sufriati, S.Sos.
Dengan sisa masa pengabdian selama 8 tahun, AKBP Nur Ichsan bertekad untuk terus menjalankan amanah dan semakin dicintai oleh masyarakat. Dedikasi dan inovasi yang telah ia tunjukkan selama ini membuktikan bahwa ia adalah perwira polisi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga inspiratif. (*)






