BONE–Di tengah ancaman krisis air bersih akibat musim kemarau yang berkepanjangan, Penjabat (Pj) Bupati Bone, Andi Winarno Eka Putera, S.STP., M.H., mengambil langkah sigap dengan mengunjungi langsung dua lokasi sumber mata air PDAM Wae Manurung’e yang vital bagi pasokan air bersih masyarakat Bone. Kunjungan ini dilakukan pada Jumat, 4 Oktober 2024, di Desa Wollangi, Kecamatan Barebbo, dan Desa Cinnong, Kecamatan Ulaweng.
Didampingi oleh Plt Direktur PDAM Bone, Ir. Andi Promal Pawi, M.Si., Pj Bupati Bone meninjau kondisi dua sumber air yang menghidupi jaringan PDAM untuk Kota Watampone dan sekitarnya. Langkah ini dianggap sangat penting mengingat dampak serius yang ditimbulkan oleh musim kemarau pada debit air, yang mulai menurun drastis. Menurut Andi Winarno, kedatangannya ke lokasi bukan hanya untuk melihat secara langsung kondisi mata air, tetapi juga untuk mencari solusi konkret demi menjamin pasokan air bersih yang tetap stabil.
“Di tengah musim kemarau ini, tentu ada dampak yang langsung dirasakan oleh para pelanggan PDAM. Oleh karena itu, kami perlu memahami situasi di lapangan untuk menemukan solusi terbaik agar pasokan air ke masyarakat tetap terjaga. Kami akan pelajari lebih lanjut bagaimana langkah tindak lanjutnya,” ujar Andi Winarno.
Sementara itu, Andi Promal Pawi menambahkan bahwa kunjungan ini memberikan pemahaman langsung kepada Pj Bupati Bone terkait masalah yang dihadapi PDAM. Ia menyebut bahwa penurunan debit air di musim kemarau ini memang diperburuk oleh beberapa faktor eksternal, termasuk kondisi hutan yang semakin gundul dan keberadaan tambang di sekitar lokasi mata air.
“Saat ini, debit air memang berkurang secara signifikan. Selain dampak kemarau, kami juga menghadapi tantangan lain, seperti kerusakan hutan di sekitar sumber air dan tambang yang berada tidak jauh dari lokasi sumber air PDAM,” ungkap Andi Promal.
Situasi ini memaksa pihak PDAM untuk lebih waspada dalam mengelola sumber air agar tetap bisa memenuhi kebutuhan pelanggan di Kota Watampone dan sekitarnya. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Bone dan PDAM diharapkan dapat menghasilkan solusi jangka pendek dan panjang, terutama terkait konservasi hutan dan pengelolaan tambang agar tidak semakin memperparah krisis air.
Kunjungan Andi Winarno ke dua sumber air PDAM ini diharapkan mampu membawa harapan baru bagi masyarakat Bone yang tengah merasakan dampak kemarau panjang. Dengan komitmen pemerintah daerah dan PDAM, upaya untuk menjaga ketersediaan air bersih terus dilakukan di tengah tantangan yang ada. (*)






