
Oleh : Yosef Naiobe
Kusimpan rapih hati dan jiwamu
dalam doa harianku
Setiap pagi hingga senja merangkak
Bahkan ketika malam meradang
Hati dan jiwamu itu ada di sini.
Kubiarkan saja jiwamu merasuk
dan hatimu merangkai
Agar kata menjelma menjadi makna
Kala kutatap wajahmu
Kutemukan senyummu laksana embun
Pesona dirimu mawar sepanjang waktu
Lalu,…
Kubiarkan semua terurai
Berhamburan bersama fajar
Sebab jiwamu seberkas asa
dalam doa dan penuh harap
Tentang cinta, kita berikrar
Kusimpan hati dan jiwamu
dalam ruang dan waktu tanpa batas
Kuselipkan sepotong anggur
Agar sekali pun panas merona
Jiwa itu tetap merekah
Melumat segala hasrat
Hingga jiwa terkulai
Ah
Kekasih jiwaku
Jiwamu harta tak bernilai
Melenyapkan risau resahku
Sebab pesona dirimu adalah pelangi jiwa.
Yosef Naiobe, wartawan asal Timor, editor dan penulis sastra. Pernah mencari makna di Senayan, Jakarta Pusat
Ruang iseng di Desa Margagiri, Bojonegara, Banten
Rabu 10 Agustus 2022





