
Penulis: Ganes Danastri Pratista Aura Afra.
Siswa Kelas IX SMPN 1 Kota Malang.
KOTA MALANG – Kejuaraan Karate Championship Piala KONI Kota Malang dan Pengurus Provinsi Kushin Ryu M Karate-do Indonesia (Pengprov KKI) Jawa Timur (Jatim).
Event yang digelar selama dua hari yakni Sabtu (20/8) hingga Minggu (21/8) diikuti kurang lebih sebanyak 1.600 peserta dari Pulau Jawa hingga Bali.
Ketua Pengprov KKI Jatim, Gunadi Handoko mengatakan, event ini digelar untuk menggali bibit atlet karate yang berpotensi dan berbakat.
“Tentunya kegiatan ini untuk menggali bibit-bibit atlet yang berpotensi, dan dan mampu melahirkan para atlet yang profesional,” ucapnya, saat ditemui di Gelanggang Olahraga (GOR) Ken Arok, Jalan Jalan Mayjen Sungkono Kelurahan Buring Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Sabtu (20/8).
Menurut Gunadi, dengan adanya kejuaraan karate championship ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet karate yang profesional dan bisa mewakili daerahnya mengikuti ajang yang lebih tinggi lagi dan bergengsi.
“Kejuaraan seperti ini lah yang dapat munculkan bibit-bibit atlet, yang jelas siapapun pemenangnya itu milik Forki (Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia),” tegasnya.
Sementara itu, Sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Malang, Ahmad Anang Fatoni berharap, kejuaraan ini bisa memunculkan bibit-bibit atlet karate yang bisa mewakili masing-masing dalam semua kejuaraan yang ada.
“Dengan terselenggaranya acara ini diharapkan bisa muncul bibit-bibit yang bisa mewakili kota Malang khususnya dalam semua event kejuaraan baik tingkat Kota, Provinsi, maupun nasional,” katanya.
Sebab, lanjut Anang, dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VII Jawa Timur 2022 kemarin, prestasi cabang olahraga karate masih kurang, semoga dengan adanya kejujuran seperti ini dapat meningkatkan prestasi.
“Seperti kita tahui di Porprov ke-VII kemarin prestasi karate kita masih kurang, dengan adanya kejuaraan seperti ini semoga prestasi karate akan semakin lebih baik,” harapnya.






