ZONA MALANG – Ulang tahun merupakan momen yang indah. Peristiwa spesial ini selalu dirangkai dengan berbagai acara. Hal yang sama dilakukan Sanggar Tari Sriwedari. Menyambut hari jadinya yang ke 5, diselenggarakan pergelaran tari insan Indonesia 3, di Malang Creative Center (MCC). Minggu, (30/4/2023).
Owner Sriwedari Theresia Olivia Carolina A.S., menyampaikan seni membuat seseorang bertumbuh menjadi pribadi yang seimbang, memiliki humanistik dan toleransi yang baik.
Selanjutnya, Olin panggilan akrabnya, mengharap Sriwedari menjadi salah satu tempat sebagai dasar atau pondasi anak-anak Indonesia untuk mencintai budaya melalui tari.
Mengusung tema Menari untuk Semua, Olin membuka kesempatan luas bagi semua saja yang mau belajar menari, baik anak-anak maupun dewasa. Sebab menari merupakan wadah untuk bersenang-senang.
“Mulai tahun kemarin Sriwedari tidak hanya melatih di sanggar, tapi juga kegiatan ekskul di sekolah dan instansi.” jelasnya.
Selama lima tahun Sriwedari konsen dengan tarian daerah/ tradisional Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Dalam pergelaran kali ini menampilkan beberapa tarian, diantaranya tari topeng Grebeg Sabrang (kelas Padma/SD 3-6), tari kreasi Piring (kelas Angsana/Paud-TK), tari kreasi Mejangeran (kelas Angsoka/SD 1-2), tari jaipong Tanjung Baru (kelas Menur/SMP-Umum) dan tari kreasi Gemufamire (RBK).
Sriwedari juga digandeng oleh Rumah Belajar Kami (RBK) yang diasuh Yohanes Sugiyo Pranoto, yang memberikan bimbingan belajar dan pengembangan seni untuk anak-anak di daerah Sidorahayu, Wagir Malang.






