Transjatim Koridor II Resmi Mengaspal, Gratis untuk Disabilitas, Pelajar Cukup Bayar Rp2.500

Transjatim Koridor Ii Resmi Mengaspal, Gratis Untuk Disabilitas, Pelajar Cukup Bayar Rp2.500

Kabupaten Malang, ZonaNusantara – Warga Malang Raya kini punya pilihan transportasi umum yang modern, aman, dan ramah di kantong.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi meluncurkan operasional Bus Transjatim Koridor II wilayah Malang Raya di Pendopo Kabupaten Malang, Kepanjen, Jumat 30 Oktober 2026.

Peluncuran ini tak hanya menjadi solusi mengurai kemacetan, tetapi juga membawa kabar gembira bagi penyandang disabilitas yang kini bisa menikmati seluruh armada Transjatim secara gratis.

Menjelang Peringatan Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember mendatang, Pemprov Jawa Timur menggratiskan layanan Transjatim bagi masyarakat berkebutuhan khusus di seluruh rute yang beroperasi.

“Hari ini kita memberikan layanan gratis bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas di seluruh delapan koridor Transjatim, dua koridor di Malang Raya dan enam koridor wilayah lainnya. Total ada 166 unit bus yang siap melayani mereka tanpa dipungut biaya,” tegas Khofifah.

Baca Juga :  Andi Muhammad Iqbal Walinono, Camat Inspiratif yang Membawa Euforia HUT RI Ke-79 di Tanete Riattang Timur

Bagi masyarakat umum, tarif yang dikenakan sangat terjangkau, untuk Masyarakat Umum: Rp5.000, dan Pelajar, Mahasiswa, & Santri: Rp2.500.

Menariknya, Transjatim Koridor II sudah terintegrasi penuh dengan Koridor I. Selama perjalanan masih dalam batas waktu 2 jam, penumpang yang berpindah armada dari Koridor I ke Koridor II tidak perlu membayar tiket transfer lagi.

“Kekuatan utama Transjatim adalah ketepatan waktu, keamanan, dan keterjangkauan. Selain mengurai kemacetan dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, efisiensi transportasi publik ini juga menjadi strategi kita dalam menjaga stabilitas inflasi daerah,” tambah Gubernur Khofifah.

Bupati Malang HM Sanusi menyambut antusias beroperasinya armada anyar berpendingin udara (AC) ini.

Menurutnya, rute Koridor II dirancang sangat strategis karena melintasi titik-titik vital pelayanan publik, kesehatan, dan pendidikan di Malang Raya, seperti RS Mitra Delima, RS Ben Mari, RSI Gondanglegi, RSUD Kanjuruhan, RS Wafa Husada, dan RS Hermina Kepanjen.

Baca Juga :  Pemeriksaan Senpi Dinas Anggota untuk Keamanan Tugas

Untuk Perguruan Tinggi, transjatim melewati IAI Al-Qolam, Universitas Islam Raden Rahmat (Unira), Universitas Kepanjen, hingga rencana kampus Vokasi Universitas Brawijaya (UB) Kepanjen yang siap menampung 3.000 mahasiswa pada 2027, dan SMA Taruna di wilayah Kepanjen.

“Atas nama pemerintah dan masyarakat Malang Raya, kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur. Transportasi yang nyaman dan sejuk ini tentu sangat bermanfaat mendorong mobilitas warga, memperkuat sektor pendidikan, serta mendongkrak perekonomian daerah,” ujar Sanusi.

Peluncuran ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, di antaranya Wakil Walikota Blitar, Wakil Walikota Madiun, Wakil Bupati Malang, Wakil Ketua II DPRD Jawa Timur, Direktur Perum Jasa Tirta, serta Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts