Malang – Dinas Lingkungan hidup memberi atensi khusus terhadap jajarannya untuk mencegah judi online yang merambah hingga aparatur sipil negara
Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya mengatakan pihaknya selalu melakukan upaya antisipasi agar para ASN dan pegawai tidak terpapar judol. Untuk mencegahnya, Rahman mengaku telah membuat sebuah kesepakatan bersama dalam bentuk pakta integritas di lingkungan DLH Kota Malang.
Menur hal ini dimaksudkan agar tidak ada ada yang bermain judol baik di lingkungan pekerjaan maupun di luar pekerjaan. Ia menegaskan Judi online ini sudah mewabah dimana-dimana, semua orang ingin kaya mendadak.
“Namun saya berharap, anggota ASN maupun non-ASN di lingkungan DLH ini betul-betul memerangi judi online ini,” tegas Rahman (7/8).
Rahman berharap dengan adanya pakta integritas jajarannya benar-benar tidak termasuk kalangan pelaku judi online. Ia menyadari beban kerja di DLH Kota Malang yang semakin banyak dan padat.
Padatnya pekerjaan didalam lingkungan kerja tidak ada yang bermain judi online. Bahkan menurut Rahman untuk membuka handphone saja tidak mungkin karena beban tugas yang padat dan bertambah.
“Dengan beban tugas kerja yang padat ini, saya rasa teman-teman tidak bisa buka handphone yaa. Apalagi sampai bermain judi online ini,” ungkap Rahman.
Sebelumnya Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat memimpin ikrar pakta integritaspada apel di depan Balai Kota Malang untuk melakukan pengecekan secara random kepada kepala OPD. Dan hasilnya, tidak ada satupun handphone yang terpapar judi online.






