Kabupaten Malang, ZonaNusantara – Kabar mengenai alokasi dana hibah sebesar Rp 27,6 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Malang tahun anggaran 2026 bagi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang ditepis langsung oleh otoritas terkait.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg. Wiyanto Wijoyo, M.M.Kes., secara tegas membantah adanya aliran dana hibah tersebut. Ia menyatakan bahwa informasi yang beredar mengenai jatah hibah bagi instansinya adalah tidak benar.
“Tidak ada dana hibah itu,” tegasnya saat dikonfirmasi, beberapa waktu lalu.
Bahkan, pria yang akrab disapa Dokter Wi ini mempertanyakan kebenaran isu tersebut kepada awak media. Ia menekankan bahwa hingga saat ini tidak ada rencana anggaran hibah bagi dinas yang ia pimpin.
“Anggaran hibah itu belum ada, apakah kami akan mendapatkan?” ujarnya singkat.
Sebelumnya, sempat beredar informasi di publik yang menyebutkan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Malang tercatat sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penerima hibah dengan nilai mencapai Rp 27,6 miliar.
Nilai tersebut dikabarkan menempatkan Dinkes di posisi kedua sebagai penerima hibah terbesar di lingkup Kabupaten Malang.
Untuk yang tertinggi diatas Dinkes itu Dinas Pendidikan Kabupaten Malang dengan nilai dana hibah sebesar Rp 86,1 miliar.
Selanjutnya, Bakesbangpol Kabupaten Malang dikabarkan akan menerima dana hibah sebesar Rp 17,2 miliar, jumlah itu masih diatas Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan yang dikabarkan akan menerima dana hibah sebesar Rp 12,6 miliar.






