HomeBeritaBantuan Terus Mengalir Untuk Korban Gempa

Bantuan Terus Mengalir Untuk Korban Gempa

Penyerahan bantuan dari NK Caffe

MALANG, Hingga kemarin, sejunlah pihak menyalurkan bantuan kepada warga kompa gempa di Kabupaten Malang, Jawa Timur. gempa bermagnitudo 6,1 itu menewaskan beberapa orang serta sejumlah bangunan rusak.

Pembina Persatuan Wartawan Indonesia (PWi Malang Raya) Joni Sujatmoko memberikan bantuan tunai senilai Rp 100 juta, kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat. Uang sebesar itu diberikan melalui Bupati Sanusi.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pada korban gempa di wilayah Kabupaten Malang,” tegas Joni, saat ditemui awak media, Minggu (11/4).

Sementara itu, Bupati Malang H.M Sanusi mengaku bantuan bagi korban gempa, yang terjadi sekitar pukul 14.15 WIB itu terus mengalir, selain dari pengusaha Joni Sujatmoko, juga ada dari Gubernur Jatim, BUMN dan Bank Jatim.

“Untuk sementara ini bantuan ada dari pengusaha, Pemrov Jatim, Bank Jatim dan lainnya,” jelasnya.

Bahkan, lanjut Sanusi, untuk posko penanganan bencana juga sudah dibuat. Termasuk dapur umum di Majang Tengah, juga telah didirikan, hingga di tiap desa sudah didirikan tempat pengungsian, khususnya di Balai Desa.

“Untuk bantuan pembangunan saat ini masih dihitung. Menurut Bu Yayuk dari PDIP, sudah ada sinyal dari Kementerian PUPR akan dapat bantuan juga,” terangnya.

Untuk itu, tambah Sanusi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang lebih memprioritaskan untuk membantu rumah yang ambruk. Termasuk korban meninggal. Apalagi, Menteri PUPR juga sudah memberikan sinyal akan membantu membangun rumah-rumah yang rusak berat.

“Rumah-rumah itu dulu yang dibangun. Anggaran sudah menetapkan dana untuk tanggap darurat sebesar Rp6,5 miliar, tapi itu tidak cukup,” tandasnya.

Ormas PP kerja bakti bantu warga

Selain itu, bantuan dalam bentuk kerja bakti datang dari Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kabupaten Malang.

Ketua PP, Priyo Sudibyo mengatakan, kegiatan sosial berupa pemberian bantuan dan kerja bakti membantu korban Gempa di Malang.

“Aksi ini sebagai bentuk kepedulian Pemuda Pancasila Kabupaten Malang, terhadap masyarakat yang mengalami musibah gempa bumi,” kata dia.

“Kemarin saya langsung menginstruksikan kepada PAC terdekat di wilayahnya untuk turun langsung mendata dan ikut membantu warga yang kesusahan akibat gempa,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Bogank, anggota PP di setiap PAC telah menyebar di beberapa wilayah terdampak gempa di Malang. Diantaranya, Kecamatan Dampit, Sumbermanjing Wetan, Poncokusumo, Gedangan dan Tirtoyudo.

Dampak dari gempa bermagnitudo 6,1 tersebut mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, dan sebanyak 57 orang mengalami luka-luka.

Kerusakan bangunan yang tersebar di 23 dari 33 kecamatan, untuk rumah warga total ada sebanyak 1.751 unit, untuk bangunan sekolah ada 14 unit, fasilitas kesehatan (Faskes) ada 9 unit, dan bangunan tempat ibadah 36 unit, serta 11 fasilitas umum lainnya yang mengalami kerusakan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

TERBARU