Dampak Corona Pelaku Usaha Resah

Dampak Corona Pelaku Usaha Resah
Gradiana Faotlo saat menenun
Dampak Corona Pelaku Usaha Resah
Gradiana Faotlo Saat Menenun

KEFAMENANU,- Pandemi Covid-19 tidak saja ancaman kesehatan namun juga perekonomian. Paling terasa pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Hal ini dirasakan Gradiana Faotlo. Pelaku usaha pengrajin tenun. Warga Desa Unab Kecamatan Insana Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur ini mengaku sejak Corona penjualan usahanya sepi. Apalagi ditambah pemberlakuan pembatasan kegiatan manusia (PPKM).

“Sejak PPKM, mobilitas masyarakat dibatasi,” kata Grady, Jumat (19/11).

Guru SMP Negeri Oemasi, mengaku pada saat PPKM pasar di mana ia menjual hasil temuannya ditutup. Masyarakat tidak ada yang ke pasar, akibatnya perputaran modal jadi macet.

Menurutnya untuk memperlancar usahanya, ia terpaksa beralih ke penjualan sistem online. Melalui medsos tersebut perempuan kelahiran Gua Alos, 22 Februari 1991 ini memposting kain tenunan hasil karya tangannya melalui Facebook, WhatsApp (Marketplace, grup-grup jual beli online)

Baca Juga :  Masyarakat Ekonomi Syariah Memberikan Santunan untuk Anak Yatim

“Sistem penjualan ini sudah saya terapkan sejak pemberlakuan PPKM hingga sekarang dan hasilnya lumayan bagus karena banyak orang yang sudah menggunakan media sosial,” ujarnya.

Hasil penjualan melalui online meski tidak menguntungkan secara signifikan namun setiaknya ada harapan untuk meningkatkan usahanya di tengah gempuran Pandemi Covid-19 yang belum mereda.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts