Debat Pemilihan Ketua OSIS SMAN 13 Bone, KPU dan Cabdisdik Wilayah III Dampingi Proses Demokrasi Pelajar, Kepsek: Dari Pilketos Kita Didik Generasi Pemimpin Muda Berintegritas

Debat Pemilihan Ketua Osis Sman 13 Bone, Kpu Dan Cabdisdik Wilayah Iii Dampingi Proses Demokrasi Pelajar, Kepsek: Dari Pilketos Kita Didik Generasi Pemimpin Muda Berintegritas

BONE – Suasana penuh antusias mewarnai halaman SMAN 13 Bone pada Senin, 22 September 2025. Ratusan siswa berkumpul untuk menyaksikan debat terbuka calon Ketua OSIS (Pilketos) yang menjadi bagian dari rangkaian pemilihan serentak OSIS se-Sulawesi Selatan.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang adu gagasan antar calon ketua OSIS, tetapi juga menjadi wujud nyata edukasi demokrasi di kalangan pelajar. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone hadir langsung untuk melakukan pendampingan dan pengawasan. Sejumlah komisioner KPU Bone, yakni Zainal, Abd Asis, Nuryadi Kadir, dan Rusnaedi, turut menyaksikan jalannya debat yang berlangsung dengan tertib.

Pendampingan ini merupakan tindak lanjut dari Nota Kesepahaman (MoU) antara KPU Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Pendidikan Sulsel yang mendorong lahirnya praktik demokrasi di lingkungan sekolah.

Hadir pula dalam kesempatan ini, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah 3 Sulsel, Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) Kabupaten Bone, para panelis, guru, serta panitia Pilketos. Kehadiran mereka menambah semarak suasana debat sekaligus memberi dukungan penuh terhadap proses demokrasi di sekolah.

Kepala SMAN 13 Bone, Drs. Hamzah, MM, secara resmi membuka kegiatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh KPU Bone dan Cabdisdik Wilayah 3. “Kami berkomitmen melaksanakan tahapan Pilketos sesuai petunjuk Dinas Pendidikan Sulsel. Semoga kegiatan ini berjalan tertib hingga pemilihan pada 29 September mendatang,” ujarnya.

Debat terbuka ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum pemungutan suara Pilketos serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 29 September 2025 mulai pukul 09.00 WITA. Para calon memaparkan visi-misi, menjawab pertanyaan panelis, hingga menanggapi isu-isu seputar kegiatan siswa. Siswa yang hadir pun tampak aktif memberikan respon, menandakan iklim demokrasi pelajar tumbuh dengan baik.

Baca Juga :  Garuda Velantara Competition 2025, SMAN 15 Bone Terbang Tinggi dengan Piala Bergilir Bupati, SMAN 13 Bone Buktikan Kualitas sebagai Sekolah Penggerak Karakter dan Nasionalisme

Lebih dari sekadar pemilihan ketua OSIS, kegiatan ini menegaskan bahwa sekolah juga menjadi ruang pembelajaran politik yang sehat, demokratis, dan mendidik.

Sementara itu, Kasi Pembinaan SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Bone, Dr. H. Shabiel Zakaria, S.Pd., M.Pd, memberikan apresiasi tinggi kepada Majelis Permusyawaratan Kelas (MPK) selaku penyelenggara Pilketos serta pihak sekolah yang dinilainya taat pada asas dan aturan. Ia menegaskan bahwa Pilketos serentak merupakan hasil MoU antara KPU Sulsel dan Dinas Pendidikan Sulsel, dengan tugas Cabdisdik dan KPU Bone untuk mendampingi jalannya kegiatan.

“Pelaksanaan Pilketos harus sesuai prosedur agar melahirkan pemimpin yang baik. Jangan sampai ada kecurangan karena ini adalah ruang belajar demokrasi. Saya harap semua siswa, guru, dan terutama para calon ketua OSIS bisa menjadi pemimpin dengan ide dan gagasan masa depan, serta mampu melaksanakannya dengan cara yang baik,” ungkap Shabiel.

Senada dengan itu, Zainal, S.Sos., M.Si, Komisioner KPU Kabupaten Bone, menyebut Pilketos serentak ini sebagai laboratorium demokrasi siswa. Menurutnya, siswa yang terlibat saat ini akan menjadi pemilih aktif pada Pemilu 2029 mendatang, sehingga pembelajaran berdemokrasi sejak dini sangat penting.

“Semua tahapan harus dilaksanakan sesuai aturan. Kita harapkan dari Pilketos ini lahir pemimpin hebat, dan dari sini pula siswa terbentuk menjadi pemilih cerdas nantinya,” tutur Zainal.

Baca Juga :  Peforma Bisnis Bank bjb Semakin Solid, Nancy Adistyasari Raih The Next Top Leader 2022

Dalam sesi debat, KPU dan Cabdisdik turut mengajukan pertanyaan kepada para calon sebelum panelis memberikan materi. Abd. Asis, Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM KPU Bone, menekankan bahwa pemilihan OSIS bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan sarana penting membentuk karakter generasi penerus bangsa.

“Proses pemilihan ketua OSIS ini diharapkan mampu membentuk karakter kuat bagi pemuda sebagai generasi pelanjut di masa depan. Siswa juga harus diajak berpikir kritis dan aktif berpartisipasi agar bisa menjalankan evaluasi yang tepat untuk perbaikan pemilihan di tahun-tahun mendatang,” jelasnya.

Abd. Asis menambahkan, debat terbuka yang digelar bukan hanya formalitas, melainkan tolok ukur kemampuan kritis siswa dalam menyampaikan visi-misi kepemimpinan. “Kegiatan ini adalah laboratorium demokrasi yang mendorong siswa untuk aktif, bukan hanya dalam Pilketos, tetapi juga dalam pemilu di masa depan. Harapannya, dengan Pilketos berintegritas, kita bisa melahirkan generasi emas yang memahami nilai-nilai demokrasi sejak dini,” imbuhnya.

Dengan pendampingan dari KPU Bone dan Cabdisdik Wilayah III Bone, Pilketos SMA 13 Bone diharapkan dapat menjadi contoh praktik demokrasi yang sehat di sekolah, serta melahirkan calon pemimpin muda yang berkarakter, berintegritas, dan siap mengabdi bagi bangsa. (*)

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts