Dinas TPHP Bone Jadi Titik Awal KKL Pasis Dikreg LXIV Seskoad 2024

866cf790 64a9 4f22 909c 2b245f2e7322 - Zonanusantara.com
Dinas Tamanan Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone jadi titik awal Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pasis Dikreg LXIV Seskoad Tahun 2024. Peserta bertemu dengan Kepala Dinas TPHP Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM untuk mengumpulkan data-data teritorial yang akan menjadi dasar dalam penelitian mereka.

BONE–Usai melaksanakan pembukaan resmi Kuliah Kerja Lapangan (KKL) Pasis Dikreg LXIV Seskoad Tahun 2024, para peserta langsung bergerak ke beberapa titik dan instansi terkait di Kabupaten Bone. Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian program ketahanan pangan yang sangat penting bagi wilayah tersebut.

Salah satu instansi yang menjadi fokus awal kegiatan adalah Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone dengan bertemu dengan Kepala Dinas TPHP Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, Senin, 01 Juli 2024. Di sana, para peserta mulai mengumpulkan data-data teritorial yang akan menjadi dasar dalam penelitian mereka. Data ini sangat krusial untuk memahami dan mengembangkan strategi pemberdayaan satuan komando wilayah (Satkowil) TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan.

Read More
Baca Juga :  Hidupkan Lagi Pasar Turi, LaNyalla Pertemukan Pihak Bersengketa

KKL Pasis Dikreg LXIV Seskoad Tahun 2024 ini direncanakan akan berlangsung selama lima hari, mulai dari 1 Juli hingga 5 Juli mendatang. Kegiatan ini bertujuan untuk meneliti dan memberdayakan Satkowil TNI AD dalam menyukseskan program ketahanan pangan di seluruh wilayah NKRI, guna terwujudnya swasembada pangan nasional.

Mayor Inf. Eko Sugiarto, salah satu peserta KKL, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bone atas penyambutan yang hangat. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang baik dari Pemkab Bone. Terpilihnya Kabupaten Bone dalam KKL ini karena kabupaten ini merupakan penghasil beras terbesar di Sulawesi Selatan, sehingga sangat relevan untuk penelitian kami,” ujar Mayor Eko.

“Semoga kegiatan ini dapat menjalin sinergi yang baik antara Pemda, TNI-Polri, dan masyarakat dalam meningkatkan swasembada pangan nasional ke depannya. Dengan kuatnya swasembada pangan, sistem pertahanan negara kita yang dikenal dengan sistem pertahanan rakyat semesta akan semakin kokoh,” ungkapnya.

Baca Juga :  Perlindungan Sosial Bagi Profesi Nelayan, Prioritas Utama Anggota DPR RI Andi Akmal Pasluddin

Harapannya, hasil dari KKL ini tidak hanya bermanfaat untuk penelitian akademis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pengembangan sektor pertanian dan ketahanan pangan di Kabupaten Bone serta wilayah lainnya di Indonesia. Dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, swasembada pangan nasional bukan hanya impian, tetapi suatu kenyataan yang dapat diwujudkan. (*)

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *