Dinilai Mewakili Milenial dan Gen Z, Aktivis PMII Dorong Hendy Setiono Maju Pilkada Surabaya

Dinilai Mewakili Milenial Dan Gen Z, Aktivis Pmii Dorong Hendy Setiono Maju Pilkada Surabaya
Hendy Setiono

 

Surabaya– Hendy Setiono, merupakan salah satu sosok representasi kaum milenial dan Gen Z. Penilaian ini datang dari mantan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Fathur Rohman. Relawan Prabowo- Gibran di Jawa Timur ini mendorong Hendy Setiono untuk maju pada Pemilihan Walikota Surabaya, Jawa Timur.

Diketahui Pemilihan Kepala Daerah (Pillkada) serentak akan diselenggarakan pada November 2024, atau sebelum setelah pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

Fathur Rohman mengatakan alasan mendorong Hendy Sutiono ke panggung politik praktis untuk ikut kontestasi pada Pilkada (walikota) Surabaya karena bisa mewakili aspirasi kaum muda baik itu milenial maupun Gen Z.

“Kaum milenial dan Gen Z, yang menyumbang sekitar 52 persen suara dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu, mulai mencari sosok anak muda untuk maju dalam Pilkada 2024,” ujar Fathur Rohman dalam rilisnya Selasa (28/5).

Baca Juga :  BerAmal Raih Dukungan dari Karang Taruna 100 Persen 

Fathur Rohman menjelaskan, kehadiran  perwakilan kaum muda dalam kontestasi Pilwali Surabaya akan memberikan warna dalam pesta demokrasi yang selama ini hanya diisi oleh petahana dan pemain pemain lama. Karena itu lanjut Fathur Rohman dibutuhkan pendatang baru yang bisa mewarnai wairsan lama dalan Pilwali Surabaya.

“Mas Hendy adalah representasi anak muda yang profesional, intelektual, dan memahami situasi kekinian Gen Z dan milenial,” ujarnya.

Dijelaskan bahwa kondisi global saat ini membutuhkan figur muda agar Surabaya ke depan memiliki Surabaya Techno and Culture Centre sebagai wadah meningkatkan kesiapan anak muda di dunia digital, artificial intelligence, blockchain, web3, serta kebudayaan agar kita tidak kehilangan jati diri sebagai anak bangsa.

Baca Juga :  Capres - Cawapres 02 & 03 Berbagi Angka 30 Persen Suara di Kepri

“Selain itu kami mendorong agar ada transformasi kepemimpinan dari tua ke anak-anak muda,” tandanya.

Menurut Fathur Rohman kepemimpinan muda merupakan salah satu bentuk transformasi kepemimpinan pada era demokrasi yang modern seperti saat ini. sekarang ini. Pemimpin muda yang ada di daerah justru sangat baik bagi kelangsungan kehidupan daerah.

“Karena pemimpin muda mempunyai energi spirit atau semangat mempunyai inovasi, kreativitas, gagasan bahkan pikiran-pikiran yang sangat visioner dan bisa menjadi pionir dalam pembangunan daerah dan menjalankan roda pemerintah yang lebih baik di tingkat lokal,”pungkas Fathur

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts