
MALANG, – Seorang bocah berusia tujuh tahun ditemukan tewas di sungai Metro, Desa Jatisari Pakisaji, Kabupaten Malang, Selasa (1/6) sekitar pukul 06.0
Korban bernama Nabhan Zulfadli Irsa (7) sebelumnya dinyatakan hilang, diduga terseret arus air sekitar pukul 17.45 WIB. Saat itu, korban bermain hujan-hujanan bersama kedua temannya di sekitar rumah kakeknya, tak jauh dari rumah korban.
Kapolsek Pakisaji, AKP Edi Purnama membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. “Benar, kami menemukan mayat anak laki-laki usia sekitar 7 tahun di sungai Metro, Jatisari, kurang lebih pukul 6 pagi,” ucapnya, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Selasa (1/6).
Edy menjelaskan penemuan mayat bocah yang beralamat di Jalan Bandulan, gang VIII B, No.454 B Malang ini ditemukan warga sekitar lokasi.
“Korban ini merupakan anak Bandulan, Kota Malang. Disana, memang ada laporan anak hilang di kawasan Bandulan, Sukun,” jelasnya.
Saat ini, lanjut Edi, Polsek Pakisaji bersama SAR langsung mengevakuasi jenazah korban yang ditemukan di pinggir sungai dalam kondisi telanjang, dan di bagian kepala korban terdapat luka-luka.
“Dugaan awal, luka itu karena gesekan dengan bebatuan saat terseret arus air,” terangnya.
Untuk memastikannya, tambah Edi, Polsek Pakisaji bersama tim SAR membawa jenazah korban ke Kamar Mayat (KM) Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) di Kota Malang.
“Jenazah korban usai di evakuasi langsung di bawa ke KM RSSA untuk dilakukan Visum Et Rapertum (VeR),” tukasnya.






