Kota Malang – Tudingan Pemerhati Tata Kelola Pemerintahan Malang Raya, Awangga Wisnuwardhana atas banyaknya taman di wilayah Kota Malang terbengkalai, tampaknya bukan asal menuding.
Lantaran, banyak taman-taman di Kota Malang yang diduga tidak ada perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota setempat.
Seperti taman di Velodrom, yang berada di Sawojajar, Kelurahan Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang.
Padahal, taman Velodrom tersebut telah dibangun dengan baik, akan tetapi DLH Kota Malang tidak melakukan pemeliharaan dan perawatan asetnya.
Menanggapi hal tersebut awak media berupaya mengkonfirmasi ke Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, ST.MM. melalui WhatsApp namun tidak ada respon.
Ketika dihubungi melalui telepon selulernya maupun lewat pesan WhatsApp tidak ada tanggapan samasekali, terlihat dalam pesan WhatsApp tersebut centang satu.
Bahkan, Kepala Bidang (Kabid) Ruang Terbuka Hijau (RTH) DLH Kota Malang, Laode KB Al Fitra juga tidak merespon ketika dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Padahal, pesan pendek melalui WhatsApp yang dikirim telah terkirim dengan status centang dua, dan Kabid RTH, DLH Kota Malang tidak merespon konfirmasi tersebut, hingga berita ini diunggah.
Sebelumnya, Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya, ST.MM dan Kabid RTH DLH Kota setempat, juga memilih bungkam ketika dikonfirmasi tentang pembangunan Planter di pedestrian Jalan Semeru, yang dinilai asal-asalan dan tidak memperhatikan pejalan kaki.
Perlu diketahui, dalam pemberitaan sebelumnya, DLH Kota Malang dinilai tidak perhatian dan melakukan perawatan beberapa taman yang sudah ada. Seperti, taman yang ada di area velodrom, karena diarea tersebut terlihat kumuh, dan banyak sampah berserakan.






