Halloween di Twin Plaza dengan SOP Keamanan

Halloween Di Twin Plaza Dengan Sop Keamanan
I
Halloween Di Twin Plaza Dengan Sop Keamanan
Liao Fang Fang

Setiawan Liu – Jakarta

Gedung Twin Plaza hotel tidak seperti biasanya. Area parkir penuh dan anak-anak muda dari Jakarta dan sekitarnya berkumpul di lobby, berkreasi gelar acara Halloween dengan tema ‘Dendam Hotel Palmerah’ yang rencananya berlangsung sampai akhir tahun 2022.

“Hari pertama Halloween di Twin Plaza hotel), jam 11 sudah dibuka 30 Oktober. Antusiasme sangat kelihatan, termasuk media elektronik yang datang meliput,” Liao Fang Fang dari pihak EO (event organizer) KAIA & SENSE INDONESIA, Selasa (01/11/2022)

EO sudah meyakinkan masyarakat, dan aparat kepolisian bahwa kondisi di Itaewon, Korea Selatan berbeda dengan konsep penyelenggaraan di Twin Plaza, Palmerah/Slipi Jakarta Barat terutama SOP (standard operating procedure) dan penyediaan fasilitas untuk acara dan keamanan. SOP penyelenggaraan event juga dievaluasi sehingga terjadi kerumunan massa yang bisa berujung seperti festival Halloween Itaewon, Korea Selatan beberapa hari yang lalu.

Baca Juga :  New BMW 320i Dynamic, Kombinasi Tampilan dan Teknologi Terbaru dengan Harga Kompetitif

“Kami mengikuti SOP dari berbagai event sebelumnya yang sudah berhasil terselenggarakan. Keamanan sudah diutamakan. Kerjasama kami dengan Rumah Hantu Indonesia, seperti Terowongan Casablanca (film hantu thriller Indonesia yang dirilis pada tahun 2007) berjalan sukses. Penyelenggara menggunakan basement, dengan traffic beberapa mobil, masuk ke lorong parkiran. Ada juga event dengan kereta-kereta setan di Kelapa Gading,” kata Fang Fang.

Ada beberapa stage yang dilewati peserta, yakni dengan menapaki tangga dari lantai dasar sampai lantai dua. Lalu peserta keluar, turun lagi ke lobby. Tapi, semuanya peserta teratur mengikuti alur permainan. Mereka masuk ke dalam stage ruang hantu per group atau enam orang. “Konsepnya group, sehingga aman. Selain, pertimbangan (kondisi sekarang) masih pandemic, (antar peserta/pengunjung) tidak boleh bersentuhan. Suasana hantu punya hanya sound effect, yang bisa bikin peserta kaget. Pengunjung tidak boleh memukul, menyentuh. Interior mencekam, gelap,” kata Fang Fang.

Baca Juga :  Cari Nafkah Hingga Ruang Isolasi Covid-19, Ketua DPD RI Minta Nasib Pedagang Diperhatikan
Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts