Kapolresta Malang Kota Resmi Buka Kegiatan OKK 

Kapolresta Malang Kota Resmi Buka Kegiatan Okk 
Foto Toski

Malang kota – Kapolresta Malang Kota, Kombes Budi Hermanto, secara resmi membuka kegiatan Organisasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) ke 11 yang diikuti 60 peserta yang terdiri dari peserta uji kompetensi wartawan (UKW) angkatan 48, 51 dan 55 di Mako Polresta Malang kota, Senin (18/12)

OKK merupakan bagian terpenting bagi wartawan yang telah mengikuti UKW. Kegiatan ini atas rekomendasi Dewan Pers.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, saya membuka dengan resmi kegiatan OKK,”ucap Budher, sapaan akrab Kombes Budi Hermanto.

Kombes Budher mengatakan perlu membangun sinergitas dengan wartawan khususnya di Malang Raya. Ia menganalogikan sinergitas itu seperti sebutir telur. Isisnya terdiri dari kuning telur, putih serta kulitnya. Saat ini tidak bisa bekerja secara parsial. “Tidak bisa belerja sendiri-sendiri,”terangnya.

Dalam sambutannya pria dengan tiga melati di pundak ini mengajak wartawan agar ikut memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pemilih pemula dalam pemilu tahun depan agar menyalurkan hak pilihnya.  Selain itu wartawan diminta untuk mengedukasi masyarakat agar tidak golput.

Baca Juga :  Pengurus PWI Malang Raya Silahturahim Dengan Pejabat Setempat

“Masyarakat kita ni kreatif. Pemilu dilaksanakan pada hari libur. Nah di saat itu masyarakat kita malah memilih ke tempat wisata,”pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya Budher menekankan wartawan profesional memiliki skill, knowledge dan attitude.

Sementara itu, ketua PWI Malang Raya Ir Cahyono mengaku Kombes Budher selama ini ikut memberikan dukungan dan fasilitas terhadap kegiatan kewartawanan baik saat uji kompetensi wartawan (UKW) maupun kegiatan seperti orientasi kewartawanan dan keorganisasian (OKK) dan kegiatan lainnya.

Wartawan senior pada harian Bhirawa Surabaya ini juga meminta segenap wartawan yang telah mengikuti uji kompetensi wartawan (UKW) dan dinyatakan lulus agar menjaga marwah.

Ketua Dewan Kehormatan PWI Jatim DJoko Tetuko menegaskan OKK yang diselenggarakan PWI Malang Raya telah mendapat restu dari Dewan Pers. “OKK adalah mahkotanya kode etik,” tandasnya.

Baca Juga :  Mengawali Hari dengan Peduli Lingkungan, Bupati Bone Cek Sampah di Tiga Kelurahan, Angkut Sampah Bersama Petugas Kebersihan

Ia mengharapkan bahwa seluruh tugas wartawan harus didasari kode etik. Menurutnya wartawan profesional harus memegang teguh kode etik organisasi wartawan.

Ditegaskan pula bahwa pasca Kongres PWI di Bandung, memberikan syarat bahwa untuk menjabat sebagi ketua PWI calon yang bersangkutan sudah harus sudah mengikuti UKW tingkat Madya.

“Yang belum madya dianggap tidak memenuhi syarat,” tutupnya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts