Ketua PWNU Jatim Bantah Dukung LaDub

Ketua Pwnu Jatim Bantah Dukung Ladub
Ketua PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar. (Toski D).
Ketua Pwnu Jatim Bantah Dukung Ladub
Ketua Pwnu Jatim, Kh Marzuki Mustamar. (Toski D).

MALANG – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur, KH Marzuki Mustamar mengaku tidak mendukung Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono (LaDub) yang diusung PKB dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Malang 2020.

Pernyataan ini sekaligus menjelaskan posisinya sebagai pihak yang netral, meskipun ada bakal calon bupati yang diusung PKB.

“Secara pribadi semua saya doakan (dukung, red). Supaya rukun supaya bersatu menjaga kesatuan Indonesia. Warga NU boleh terjun di politik tapi harus Politik kebangsaan,” ungkap KH Marzuki Mustamar, Senin (7/9).

Tampil sebagai salah satu nara sumber pada
peringatan Peringgitan Tahun Baru Islam 1442 H, di Peringgitan, Pendopo Agung Kabupaten Malang, KH Marzuki Mustamar, menjelaskan politik kebangsaan yakni
politik yang membimbing ke persatuan dan kesatuan.

Menurut Marzuki, hasil kemenangan nantinya adalah urusan tim sukses masing-masing partai politik. Tugasnya hanya mendoakan dan membuat rukun suasana pemilihan kepala daerah ini.

Baca Juga :  Dilaporkan Karena Dugaan Money Politic, Terlapor Mengaku Tidak Tahu

“Warga NU dilarang berpolitik praktis. Urusan menang dan kalah biarkan tim sukses masing-masing yang terjun politik praktis. Tugas kami hanya merukunkan saja pokoknya semua bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.

Untuk itu, lanjut Marzuki, partisipasi warga NU itu harus menganut politik kebangsaan, bukan politik praktis, lantaran poltik kebangsaan itu sendiri, merupakan politik yang mementingkan persatuan. Jadi, warga NU diperbolehkan mendampingi saja, agar dapat mengutamakan persatuan dan kerukunan ketika berkompetisi di Pilkada mendatang

“Warga NU boleh terjun di politik tapi harus Politik kebangsaan. Apa itu politik kebangsaan? Ya politik yang membimbing ke persatuan dan kesatuan. Boleh begitu,” terangnya.

Sebagai informasi, Ali Ahmad yang akrab disapa Gus Ali, saat ditemui awak media seusai mengantarkan Bapaslon LaDub pada Jumat (4/9) kemarin di KPU Kabupaten Malang, mengklaim telah mendapat dukungan secara kultural dari KH Marzuki Mustamar. Buktinya adalah doa yang dilantunkan Marzuki sebelum Lathifah Shohib – Didik Budi Muljono berangkat ke KPUD Kabupaten Malang untuk mendaftar.

Baca Juga :  Bawaslu TTU Gelar Gathering Bersama Insan Pers

Sedangkan, KH Marzuki Mustamar saat mengisi peringatan Tahun Baru Islam 1442 H (1 Muharram 2020) juga sempat mendoakan Bupati Malang HM Sanusi agar dapat melanjutkan memimpin Kabupaten Malang lagi.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts