Gercep, Komisi C DPRD Kendal Sidak Gorong-gorong Sarirejo

Ketua Komisi C Dprd Kendal, Sisca Meritania Bersama Wakil Ketua Komisi C, M. Nurul Mujib Saat Melakukan Sidak Di Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.
Ketua Komisi C Dprd Kendal, Sisca Meritania Bersama Wakil Ketua Komisi C, M. Nurul Mujib Saat Melakukan Sidak Di Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

KENDAL—Komisi C DPRD Kendal gerak cepat (gercep) menindak lanjuti keluhan warga, yakni berkaitan bencana banjir yang sudah menjadi langganan warga Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, saat musim penghujan.Ketua Komisi C DPRD Kendal, Sisca Meritania dari Fraksi Partai Gerindra dan didampingi Wakil Ketua Komisi C, M. Nurul Mujib dari Fraksi PKB langsung turun ke lapangan.

Keduanya bersama tokoh masyarakat langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah titik gorong-gorong di Desa Sarirejo.

Beberapa titik saluran dilakukan sidak. Seperti saluran di bawah SPBE dan Alfamart di Jalan Lingkar Kaliwungu.

Bahkan ada bangunan yang sengaja dibangun diatas saluran sehingga menghambat aliran air.

Selain itu adanya sodetan jalan air yang melintasi Jalan Arteri Kaliwungu yang tersumbat sampah.

Baca Juga :  Bupati Juandi David Lantik 6 Pejabat JPT Lingkup Pemkab TTU

“Hasilnya sangat mengejutkan. Karena selain penuh sedimentasi, gorong-gorong juga dipenuhi sampah yang menyumbat dan menghambat aliran air,” kata Sisca.

Hal itu yang menurut, Sisca menjadi salah satu penyebab banjir di Desa Sarirejo.

“Karena air dari hulu tidak bisa mengalir ke hilir dan sampai muara. Karena air hujan berhenti, sehingga menyebabkan air menggenang dan membanjiri warga,” tutur politisi perempuan Partai Gerindra tersebut.

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kendal, M. Nurul Mujib mengatakan untuk penanganan darurat, Komisi C akan meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kendal untuk segera melakukan normalisasi dengan cara mengeruk sedimentasi.

Sehingga, paling tidak air bisa mengalir lancar dulu, sehingga resiko banjir di Desa Sarirejo dan sekitarnya bisa berkurang.

Baca Juga :  Kuota Misterius, Polemik 44 Guru Bone yang Ditugaskan Ikut Seleksi Calon Kepala Sekolah

“Paling tidak jika ada genangan air, bisa langsung surut, tidak sampai berhari-hari,” kata Politisi PKB itu.

Pihaknya juga meminta pemerintah desa dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengingatkan masyarakat untuk menjaga kebersihan.

Salah satunya dengan tidak membuang sampah di saluran air.  “Karena bisa menyumbat saluran air yang justru merugikan banyak warga lainnya. Makanya ayo, jaga dan rawat lingkungannya masing-masing,” imbuhnya. [elg]

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts