SMK Adiputra Timor Mandiri Membangun Masa Depan di Perbatasan

Smk Adiputra Timor Mandiri Membangun Masa Depan Di Perbatasan

KEFAMENANU,- Perayaan HUT ke-1 SMK Adiputra Timor Mandiri menjadi momen refleksi perjalanan panjang dan penuh tantangan bagi sekolah yang baru seumur jagung ini.

Dalam keterbatasan, sekolah yang berdiri di bawah naungan Yayasan Suluh Timor Sejahtera terus berupaya mencetak generasi muda yang kompeten di bidang kejuruan.

Pembina Yayasan, Suluh Timor Sejahtera, Yohanes Adio Balan, S.Pd.,M.Pd menuturkan bahwa ulang tahun pertama ini tidak diisi dengan kemeriahan, melainkan dengan perayaan Ekaristi Kudus yang dipimpin oleh Pastor Gabriel Alos, Pr, dan Pater Jarot, SVD.

“Kami menyadari bahwa perjalanan sekolah ini masih panjang. Dengan segala keterbatasan, kami ingin momen ini menjadi refleksi untuk terus maju,” ujar Audio, Senin (20/1/2025).

Smk Adiputra Timor Mandiri Membangun Masa Depan Di Perbatasan

Meski secara resmi berdiri pada 15 Januari 2024, SMK Adiputra Timor Mandiri sebenarnya sudah dirintis sejak 2018.

Selama bertahun-tahun, sekolah ini berpindah-pindah lokasi dari Nifunenas, Oabikase, hingga akhirnya menetap di Fatualam, Desa Lapeom. Namun, berkat kegigihan Audio Balan, proposal pendirian sekolah berhasil mendapat persetujuan pemerintah dalam waktu singkat.

“Dengan segala keterbatasan, kami membangun gedung darurat berukuran 5×10 meter di atas tanah milik sendiri di Lu’lu. Langkah ini kami ambil untuk menyelamatkan siswa, guru, dan keberlanjutan pendidikan,” ungkapnya.

Baca Juga :  BRI Cabang Kefamenanu Beri Bantuan Gizi Cegah Stunting

SMK Adiputra Timor Mandiri menawarkan tiga jurusan yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pasar kerja, yaitu ;

Pertama, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL). Rekayasa Perangkat Lunak fokus pada pengembangan perangkat lunak dan teknologi informasi.

Kedua, Jurusan Perhotelan. Jurusan perhotelan menyediakan tenaga kerja profesional untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata di wilayah perbatasan

Ketiga, Usaha Pertanian Terpadu Usaha Pertanian Terpadu ini jurusan baru yang mengintegrasikan agribisnis, hortikultura, peternakan, dan perikanan untuk memanfaatkan lahan secara optimal.

“Jurusan usaha pertanian terpadu menjadi unggulan karena menggabungkan berbagai bidang yang relevan dengan potensi wilayah,” tambah Audio.

Ketua Yayasan Suluh Timor Sejahtera, Maria Yanti Akoit, SE.,M.E, menegaskan bahwa motivasi utama pendirian sekolah ini adalah pengabdian.

“Kami ingin mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama masyarakat di wilayah pinggiran seperti Lu’lu dan Naen,” katanya.

Smk Adiputra Timor Mandiri Membangun Masa Depan Di Perbatasan

Maria juga mengapresiasi capaian siswa angkatan pertama yang telah menyelesaikan Praktik Kerja Lapangan di hotel-hotel ternama di Kupang. Dua siswa bahkan ditawarkan bekerja di Hotel Kristal dan Hotel Sahid Timor.

Baca Juga :  Komitmen BerAmal Jawab Keresahan Warga Bone, Rp1 Triliun Lebih untuk Jalan Bone, Sinergi APBD, Provinsi, dan Pusat

“Kami berharap dukungan dari orang tua dan masyarakat untuk terus mempercayakan pendidikan anak-anaknya di sini. Kemajuan sekolah ini akan berdampak pada kemajuan wilayah sekitar,” tambahnya.

Dengan 12 tenaga pengajar, SMK Adiputra Timor Mandiri terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan. Audio Balan menargetkan pembangunan gedung permanen agar sekolah ini bisa terakreditasi pada 2026.

“Kami ingin menjadi penyedia tenaga profesional yang mampu bersaing di pasar kerja,” tegasnya.

Meskipun masih dalam keterbatasan, semangat para guru dan siswa tetap membara.

“Kepada siswa-siswi, tetaplah optimis menata masa depan. Kalian adalah angkatan perintis yang akan membawa nama sekolah ini menuju kemajuan,” tutup Maria yang juga Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Timor itu.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts