
MALANG – Satlantas Polres Malang banyak ide dalam mensosialisasikan protkes selama Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat berlangsung. Salah satunya, menggunakan kostum malaikat pencabut nyawa dan pocong menggelar teaterikal di Gerbang Tol Singosari, Selasa (6/7).
Dalam teaterikal ini para pemeran menggunakan helm Virus Covid-19. Cara unik ini sebagai bentuk sosialisasi protokol kesehatan dan 6M, kepada pengendara mobil yang melintas di tempat tersebut.
Selain itu, petugas lainnya berjejer di pinggir pintu GT Singosari dengan membawa berbagai baliho tulisan untuk mengampanyekan protokol kesehatan mencegah Covid-19.
Kasatlantas Polres Malang, AKP Agung Fitriansyah mengatakan, kegiatan teaterikal ini dilakukan untuk mensosialisasikan pentingnya protokol kesehatan (Prokes) di masa pandemi Covid-19 ini.
“Hari ini teaterikal ini pintu GT Singosari, tujuannya agar memberikan efek psikologis kepada masyarakat pengguna jalan supaya lebih disiplin dalam menerapkan prokes,” ucapnya.
Agung menegaskan, untuk kegiatan teaterikal ini difokuskan di tempat-tempat tertentu. Khususnya di gerbang tol yang menjadi mobilitas kendaraan yang mayoritas dari luar daerah.
“Kami melakukan ini di titik-titik tertentu saja, yang ada lokasi pengendalian mobilitas selama PPKM Darurat,” jelasnya.
Kedepannya, tambah Agung, Satlantas Polres Malang akan menggunakan cara kreatif serta humanis dalam menyosialisasikan protokol kesehatan kepada masyarakat maupun pengguna jalan selama diberlakukan PPKM Darurat.
“Gerbang tol kan termasuk dalam jenis lokasi pengendalian mobilitas yang diterapkan selama PPKM Darurat. Makanya kami lakukan disana,” tukasnya.






