
MALANG – Seorang nasabah Bestprofit Futures (BPF) Malang, Jawa Timur mendapat hadiah mobil. Hadiah tersebut sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap yang transaksinya mencapai 380 poin atau 3.800 slot diberi hadiah mobil merk Mobilio seharga Rp 240 jutaan.
Nasabah yang bernasib baik itu, Muhammad Mansur, yang sudah tiga tahun menjadi nasabah tetap BPF. Penyerahan mobil tersebut diserahkan langsung Pimpinan BPF Malang, Andri kepada Muhammad Mansur di kantor BPF Malang, Jumat (12/3).
Pimpinan BPF Malang, Andri mengatakan hadiah mobil itu diberikan sebagai apresiasi bagi nasabah yang loyal atau setia. Menurut dia, denyut nadi BPF ada pada nasabah.
Andri menegaskan komitmen perusahaan yang selalu memanjakan nasabahnya, seperti yang telah dibuktikan Muhammad Mansur yang dapat hadiah mobil.
Kendati hadiah itu bukan yang pertama. Tahun lalu, BPF Malang juga memberikan hadiah sepeda motor kepada nasabah lain, yakni Erick Andriyanto.
“Kali ini kami memberi hadiah berupa mobil pada Pak Muhammad Mansur. Sebab, transaksinya mencapai 380 poin atau 3.800 slot,” jelas dia.
Dia menjelaskan jika Muhammad Mansur sudah tiga tahun menjadi nasabah BPF Malang. “Namun, dia (Muhammad Mansur) mengikuti program Customer Loyalty Reward ini baru setahun lalu,” ungkap dia.
Berkat transaksi yang dilakukan luar biasa, sehingga BPF Malang memberikan reward. Menurut dia, reward berupa mobil itu memang tak seberapa dibanding loyalitas dan kesetiaannya.
Namun, dia yakin apresiasi itu sangat berharga bagi nasabah. Apalagi, kata dia, semua nasabah memiliki peluang dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan reward berupa hadiah.
Hanya saja, lanjut dia, nasabah itu perlu mengikuti program loyalty poin reward. “Sehingga bisa mendapatkan hadiah tanpa diundi,” pungkas Andri.
Sementara itu Muhammad Mansur yang menerima hadiah mobil itu terlihat bangga dan bahagia. Dia mengatakan hadiah mobil itu merupakan apresiasi yang luar biasa.

Itu menunjukkan, kata dia, bila BPF Malang menjalankan bisnis dengan komitmen dan penuh integritas. Sehingga memberikan layanan transaksi terbaik dan terpercaya kepada nasabahnya.
“Saya menjadi nasabah BPF sudah tiga tahun. Layanan yang diberikan tim konsultan BPF Malang sangat memuaskan,” ungkap pria yang akrab disapa Muhammad itu.
Muhamad memang mengakui bila selama melakukan trading tak selalu mulus. Beberapa kali mengalami risiko yang harus ditanggung.
Meski begitu, kata dia, tim konsultan BPF Malang tak pernah berhenti memberikan saran terbaik agar terjadi recovery. “Saya merasakan itu benar-benar terbukti, ” tegasnya.
Makanya, dia mengaku bila trading itu mengasyikkan. Alasannya karena bisa mengasah kemampuan berbisnis. Terutama dalam melihat peluang dan mengelola risiko.
Apalagi, terang dia, trading itu fleksibel. Sebab, bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, meski trading itu identik dengan bisnis yang memiliki peluang dan risiko.
Karena itu, tutur dia, jika tidak mencoba trading berarti belum menjadi pebisnis sejati. “Sebab seninya mengasyikkan. Apalagi dapat hadiah mobil,” tuturnya.





