PDI P Tetap Menggandeng Amandus,  Meski Tak Didukung Golkar

Pdi P Tetap Menggandeng Amandus,  Meski Tak Didukung Golkar
Hironimus Banafanu,S.IP, M.SI
Pdi P Tetap Menggandeng Amandus,  Meski Tak Didukung Golkar
Hironimus Banafanu,S.ip, M.si

Jakarta,zonanusamtara.com– Pengakuan Wakil Ketua DPD PDI P Nusa Tenggara Timur (NTT) Hironimus Banafanu, S.IP, Msi bisa mengakhiri spekulasi di tubuh partai politik pengusung Frangky Saunoah dan Amandus Nahas. Dua figur ini merupakan bakal calon bupati dan wakil bupati, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.

Anggota DPRD NTT dua periode ini dikonfirmasi terkait Amandus Nahas yang merupakan kader partai Golkar. Hingga saat ini partai berlambang beringin tersebut belum memberikan sinyal dukungan kepada Amandus Nahas. Informasi yang berkembang Golkar akan memberikan dukungan kepada figur yang dinilai memiliki elektabilitas tinggi.

Menurut Hiro Banafanu, kalau pun Golkar, katakanlah tidak memberikan dukungan kepada kadernya Amandus Nahas, itu sudah risiko sebuah konsekuensi politik.

“Bagi kami di PDI P, tidak masalah jika Amandus Nahas, tidak didukung Golkar,”kata Hiro Banafanu, saat dihubungi melalui ponselnya, Jumat (14/8).

Sebelumnya, Amandus Nahas menjabat Ketua DPD II Golkar TTU. Namun di tengah gencarnya ia mensosialisasikan diri sebagai bakal calon wakil bupati bersama Fransky Saunoah, ia malah dicopot dari jabatannya melalui musyawarah cabang luar biasa. Posisi Amandus Nahas, digantikan Kristo Efi.

Baca Juga :  HM Nur Yasin dan H Sumardhan, Bakal Ramaikan Bursa Calon Bupati dan Wabup KSB

Realitas politik pun berkembang. Beriringan dengan irama spekulasi. Laksana nada tanpa syair. Ironisnya ada yang menyatakan Amandus Nahas, dalam posisi sulit untuk menentukan sikap.

Kendati demikian, pasangan ini telah berada pada posisi sangat nyaman. Mereka telah mengantongi tiket lantaran didukung koalisi partai politik (parpol) di parlemen yang jumlah kursinya memenuhi syarat (enam) kursi agar bisa mendaftar di KPU setempat.

Sejumlah parpol yang telah memberikan rekomendasi antara lain, Hanura, tiga kursi, Demokrat, dua kursi, Perindo, dua kursi.  Raihan dukungan parpol seperti ini ada atau tidaknya dukungan Golkar Amandus Nahas siap bertarung hingga finis dengan segala konsekuensi politik. Terburuk adalah diberhentikan dari Golkar.

Hiro Banafanu, menegaskan sosok Amandus Nahas, merupakan figur yang telah dipinang PDI P. Karena itu, menurutnya, hal ini tidak akan mempengaruhi keputusan PDI P.

Baca Juga :  Cabup Malang Sanusi Bersilaturahmi dan Mohon Doa Restu, Ponpes Sidogiri Kecam Paslon GUS

“Sejak awal kita sudah memperhitungkan plus- minusnya. Yang penting pasangan ini telah memenuhi syarat untuk mendaftar,'”tandasnya.

Wakil Ketua DPD PDI P NTT yang membidangi ekonomi ini menjelaskan dinamika politik yang berproses di TTU. Termasuk PDI P pun hingga kini belum memberikan rekomendasi kepada Frangky Saunoah, yang merupakan ketua DPC PDIP TTU.

Ibarat uji pinalti, bola ke lima ada di kaki PDI P, namun belum juga disepak. Namanya politik selalu penuh dengan dinamika. Andaikan tendangannya meleset?

Sampai di sini, Hiro Banafanu tidak memberikan jawaban. Politisi senior di tubuh partai besutan Megawati Soekarnoputri ini hanya tertawa saja.

“Kita lihat saja. Yang jelas kita sudah aman,”kata Hiro Banafanu beretorika.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts