Pemkab TTU dan PT CML Metro Medika Kolaborasi Tangkal HPV Lewat Vaksin Massal

Pemkab Ttu Dan Pt Cml Metro Medika Kolaborasi Tangkal Hpv Lewat Vaksin Massal

KEFAMENANU, NTT – Pemerintah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) melalui Puskesmas Sasi terus mengintensifkan pelaksanaan vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) sebagai upaya pencegahan penyakit kanker serviks dan kutil kelamin. Program vaksinasi ini dilaksanakan bekerja sama dengan Bio Farma dan PT CML Metro Medika.

Kepala Puskesmas Sasi, drg. Eykman S. Henukh, menjelaskan bahwa vaksin HPV diberikan kepada laki-laki maupun perempuan. Namun, karena keterbatasan jumlah vaksin yang tersedia, prioritas penerima diberikan kepada perempuan berusia 15 hingga 45 tahun.

“Vaksin HPV bisa diberikan kepada laki-laki maupun perempuan. Namun, karena jumlah vaksin terbatas, kami utamakan bagi perempuan usia 15 sampai 45 tahun,” ujar drg. Eykman saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (13/11).

Baca Juga :  Putri Bupati Bone Lolos Seleksi Administrasi SMA Taruna Nusantara, Langkah Awal Menggapai Cita-Cita Besar

Menurutnya, pemberian vaksin dilakukan dalam tiga dosis, dengan jadwal pemberian dosis pertama, kedua, dan ketiga masing-masing pada bulan ke-0, ke-1, dan ke-4. Pelaksanaan vaksinasi percepatan dimulai sejak akhir Juni dan berakhir pada 7 November 2025.

Namun, pelaksanaan vaksinasi ini sempat mengalami kendala karena sebagian masyarakat tidak melanjutkan vaksinasi hingga dosis lengkap. Beberapa penerima vaksin hanya mengikuti dosis pertama, sementara pada dosis selanjutnya tidak hadir meskipun sudah dihubungi.

“Kami sudah berupaya menyebarkan informasi melalui media sosial agar masyarakat datang melengkapi dosis vaksin. Tetapi masih ada yang tidak hadir, bahkan ada yang tidak bisa melanjutkan karena alasan tertentu, seperti hamil atau pindah domisili,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemkab TTU Rencana Berlakukan Belanja Non Tunai Untuk Seluruh OPD

Puskesmas Sasi menerima alokasi vaksin sebanyak 496 vial untuk setiap tahap dosis. Pada dosis pertama, seluruh vaksin habis digunakan. Dosis kedua digunakan sebanyak 394 vial, menyisakan 102 vial, sedangkan pada dosis ketiga digunakan 450 vial, dan tersisa 56 vial yang tidak terpakai.

Dengan pelaksanaan vaksinasi ini, Pemerintah Kabupaten TTU berharap dapat menekan angka kasus kanker serviks dan penyakit akibat HPV di wilayah tersebut serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya imunisasi bagi kesehatan reproduksi.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts