MALANG – Beberapa ruas jalan di jalur lintas barat seperti di jalan Ir Soekarno, dan di wilayah Kepanjen mendapat sorotan dari anggota DPRD setempat lantaran kondisi jalan tersebut mengalami kerusakan berat.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malang, Sodikul Amin mendesak Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Pemkab Malang agar segera memperbaiki semua infrastruktur jalan yang rusak.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPUBM Kabupaten Malang Suwignyo mengatakan pihaknya telah menganggarkan dana sebesar Rp 200 miliar miliar untuk melakukan perbaikan, baik pemeliharaan maupun peningkatan jalan yang tersebar di Jalan Ir Soekarno atau Jalibar, ruas jalan Kepanjen-Pagak, dan Pagak-Sumbermanjing Kulon.
“Di wilayah Kabupaten Malang 28 persen merupakan kondisi jalan yang rusak berat, sedangkan 72 persen jalan dalam kondisi baik atau sedang,” katanya Senin (20/3/2023).
Wignyo, mengaku bahwa untuk memperbaiki kerusakan jalan yang 28 persen itu butuh waktu. Tidak bisa diselesaikan pada tahun ini.
“Kita mulai lakukan perbaikan jalan, tapi tidak bisa selesai tahun ini, biasanya target perbaikan hanya 2 persen,” tegasnya.
Ia menjelaskan, pemeliharaan jalan berbeda dengan pemeliharaan insidentil atau pemeliharaan yang bersifat sementara konstruksinya hanya bertahan satu tahun. Sedangkan kekuatan kontruksi pemeliharaan jalan bisa bertahan sampai 10 tahun. “Sudah kami anggarkan. Targetnya biasa hanya 2 persen,” tukasnya.






