BONE – H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, sosok yang tak diragukan lagi dalam menjalankan amanah yang diberikan kepadanya, kembali mengemban misi baru yang menggairahkan. Berbagai penghargaan nasional telah berhasil ia persembahkan untuk Bone, baik saat masih menjabat sebagai Camat Barebbo, Kadis Ketahanan Pangan, hingga Kadis Pertanian.
Puncak prestasinya adalah saat meraih penghargaan tertinggi di bidang pertanian, yakni Satya Lencana Wira Karya dari Presiden RI. Kini, adik kandung Menteri Pertanian, H. Andi Amran Sulaiman, memiliki misi yang lebih besar yaitu membawa Bone menjadi lumbung pangan terbesar di Indonesia.
Untuk mewujudkan visi tersebut, Andi Asman menekankan pentingnya sinkronisasi program dengan Kementerian Pertanian, memastikan seluruh program tepat sasaran. Bantuan baik dalam bentuk alsintan maupun saprodi, serta ribuan benih padi dan jagung menjadi bagian dari strategi yang digulirkan.
“Target kami adalah membawa Bone menjadi lumbung pangan (padi dan jagung) terbesar di Indonesia. Kami optimis bisa meraih target tersebut,” ungkapnya.
Dengan kerjasama bersama 7000 kelompok tani, Andi Asman optimis dapat mensukseskan kembali program Swasemada Pangan 2024. “Semua siap berkolaborasi mencapai target swasembada pangan,” tegasnya.
Menurut Andi Asman, potensi Bone sebagai lumbung pangan terbesar di Indonesia sangatlah besar. “Di Bone, terdapat 18 ribu hektar lahan padi dan 150 ribu hektar lahan jagung,” ungkapnya.
“Kami juga akan mendorong program IP400 sebesar 10.000 hektar serta memastikan kemandirian benih sampai ke tingkat petani. Termasuk dalam rencana kami adalah membangun mitra kerja internal dan eksternal untuk mendukung pencapaian target ini.”
Dengan komitmen yang kuat dan dukungan yang solid, Bone berpotensi menjadi salah satu lumbung pangan terbesar yang akan memenuhi kebutuhan pangan Indonesia. (*)






