Polisi Dalami Pembongkaran Stadion Kanjuruhan

Polisi Dalami Pembongkaran Stadion Kanjuruhan
Kondisi stadion
Polisi Dalami Pembongkaran Stadion Kanjuruhan
Kondisi Stadion

MALANG – Belum tuntas kasus tragedi Kanjuruhan Malang warga arema dikagetkan dengan pembongkaran stadion oleh oknum tak bertanggung jawab. Untuk mengurai kasusnya polisi memeriksa sejumlah saksi. Pemeriksa difokuskan pada
saksi-saksi yang mengetahui atau ikut terlibat dalam pembongkaran tersebut.

“Pembongkaran itu terjadi pada Senin (28/11/22), kita sudah mulai lakukan pemeriksaan pada saksi-saksi, untuk tahap awal dimulai dari para staf Dispora,” ucap Kasat Reskrim Polres Malang, Iptu. Wahyu Rizky Saputra, saat dikonfirmasi awak media, Minggu (4/12/2022).

Menurut Wahyu, pemeriksaan para saksi tersebut dilakukan untuk pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket), yang dibutuhkan. “Kita lagi Pulbaket untuk menjerat siapa orang dibalik pembongkaran pagar pembatas yang ada didalam stadion Kanjuruhan itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Apresiasi Terhadap Kepemimpinan Andi Sudirman Sulaiman, Bantuan Keuangan 2022 Berikan Dukungan Finansial untuk Pertanian Kabupaten Bone

Terpisah, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dispora Kabupaten Malang, Nurcahyo mengatakan, dengan adanya peristiwa pembongkaran tersebut, Dispora Kabupaten Malang telah berkirim surat ke Polres Malang atas pengrusakan barang atau aset negara.

“Kami (Dispora) telah telah mengirimkan laporan ke Polres Malang, atas terjadi pembongkaran sarana yang ada di dalam stadion. Kami sebagai pengelola barang (stadion Kanjuruhan) sangat kaget, tiba- tiba banyak tenaga kerja dari luar yang melakukan pembongkaran atas sarana stadion. Kami tidak pernah dan juga tidak ada surat keluar untuk lakukan pembongkaran,” tukasnya.

Sebagai informasi, dalam pemberitaan sebelumnya, pembongkaran stadion Kanjuruhan tersebut terjadi pada Senin (28/11) lalu, dan diduga dilakukan oleh CV Anam Jaya Teknik (AJT), milik pria berinisial HA.

Baca Juga :  Ketua DPRD Melarang Sungai Curah Diuruk untuk Kaplingan Perumahan 

CV AJT tersebut beralamat di Kota Malang, dan waktu itu telah membawa seorang pengusaha besi tua dari Surabaya yang akan membeli besi bongkaran tersebut, mulai dari besi bekas pagar hingga besi bekas pembongkaran bangunan.

Dalam melakukan pembongkaran stadion Kanjuruhan, CV AJT mencatut nama atau atas perintah langsung dari pengusaha yang paling berpengaruh di Malang Raya.

Tetap Terhubung
Ikuti Zonanusantara.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Related posts